Branch Control Valve

2 Comments
Kami sajikan Artikel pilihan tentang Proteksi Kebakaran di Genggaman Anda
BLOG KEBAKARAN
Konsultan
Kontraktor
Distributor
fire hydrant valve fire hydrant pillar fire hydrant goose rell fire hydrant nozzle fire hose fire hydrant box

branch control valve

Branch control valve adalah penyebutan dari beberapa alat pemadam kebakaran atau lebih tepatnya yaitu komponen yang ada dalam alat pemadam kebakaran yaitu butterfly valve, flow switch dan test and drain. Lebih jelasnya alat ini merupakan sebuah katup yang bisa dijadikan alat untuk mengatur aliran dan juga digunakan sebagai alat isolasi. Mekanisme yang biasanya digunakan sebagai penutup dalam alat ini hampir sama dengan yang ada pada ball valve. Yaitu menggunakan bahan yang berbentuk butiran sehingga katup dapat menutup dengan sangat mudah nantinya. Selain adanya persamaan dengan ball valve dalam segi bahan yang digunakan untuk katup, operasi pemakaian alat ini juga dapat dikatakan sama dengan cara pengoperasian ball valve. Namun lebih banyak konsumen yang memilih valve jenis ini bila dibandingkan dengan ball valve dengan alasan yang bermacam-macam.

Branch Control Valve Berapa ukurannya?

Komponen yang akan dibahas terlebih dahulu, dan biasanya ada pada branch control valve adalah butterfly valve. Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa valve jenis ini lebih disukai oleh konsumen bila dibandingkan dengan jenis valve yang lainnya. Selain kualitas dan cara penggunaannya yang jauh lebih mudah bila dibandingkan dengan valve yang lainnya menjadi salah satu sebab banyak konsumen menyukai valve jenis ini. Ada beberapa macam ukuran dari valve ini yang bisa kita jumpai di pasaran alat pemadam kebakaran. Diantaranya adalah DN50/2”, DN65/21/2”, DN*80/3”, DN100/4”, DN125/5”, DN150/6”, DN200/8”, DN250/10”, dan DN300/12”. Masing-masing dari berbagai macam valve tersebut sama-sama akan bekerja dengan tekanan yang besarnya 16 bar atau 232 psi. Lempengan yang ada dalam valve jenis ini berada di posisi tengah pipa yang langsung terhubung dengan aktuator yang berada diluar valve.

Banyak orang yang menggunakan komponen yang ada di branch control valve lebih khususnya menggunakan butterfly valve karena branch control valve adalah salah satu cara untuk membuatnya jauh lebih aman dari pada yang lainnya. Bukanlah hal aneh bahwa orang sekarang akan lebih mengutamakan faktor keamanan dibandingkan dengan faktor yang lainnya saat akan membeli produk tertentu. Apalagi produk yang akan dibeli tersebut berhubungan dengan alat yang bisa digunakan untuk melakukan pemadaman api di sebuah gedung. Tentu saja keamanan harus diutamakan untuk mencegah hal-hal buruk akan terjadi karena salah membeli valve dengan tingkat keamanannya relatif sangat rendah. Bisa saja terjadi kebocoran / pecah pada valve tersebut karena tidak ada perlindungan terhadap valve yang memungkinkan pemakaian dari valve dapat dilakukan dengan aman sehingga konsumen yang membeli valve tersebut tidak akan ketakutan saat akan menggunakan valve ini.

Komponen yang ada dalam branch control valve adalah butterfly valve bekerja dengan sistem flow switch. Sistem ini berarti pemipaan. Karena menggunakan sistem kerja flow switch maka aturan yang harus dipatuhi harus sama dengan aturan yang ada pada flow switch. Aturan standart yang berlaku untuk flow switch diantaranya adalah UL, ULC, CSFM, FM, LPCB, NYMEA, dan CE Marked. Kalau berbagai jenis valve ini bekerja dengan tekanan yang rata-rata 16 bar atau sekitar 232 psi, namun sebenarnya butterfly valve dapat bekerja dengan tekanan yang bisa mencapai 31 bar atau sekitar 450 psi. Penggunaan valve ini sangat cocok untuk digunakan baik di dalam ruangan maupun diluar ruangan. Valve jenis ini tidak direkomendasikan dipakai untuk ruangan yang berpotensi akan meledak seperti laboratorium atau yang lainnya. Rentang suhu yang dapat ditangani adalah 400 F/1200 Fdan 450 C/490 C.

Pengamat sistem kebakaran di Indonesia. Pertanyaan dan Inquiry : 0888 256 0888 (call/wa) | wahyu@patigeni.com

Blog Sistem Kebakaran

Blog sistem kebakaran Patigeni adalah tempat berbagi informasi dan solusi sistem kebakaran Anda, perkembangan industri dan teknologi rancang bangun adalah resiko baru timbulnya kebakaran sehingga menghasilkan inovasi baru bagaimana sistem kebakaran mempu memproteksi terkait dengan perkembangan yang ada.

 

Sign up Sekarang !

Dapatkan informasi sistem kebakaran terbaru, untuk menjawab perkembangan teknologi yang menghasilkan resiko baru terjadinya kebakaran. Isi form dengan alamat email aktif Anda

Request a free quote

Kami melayani perencanaan, kontraktor, dan perawatan sistem kebakaran, membantu Anda merencanakan sistem kebakaran sesuai standart lokal maupun NFPA

 

2 Comments
    • Gillbert
    • 28/06/2018
    Balas

    selemat siang, bagaimana cara menghitung besar ukuran BCV

      • Wahyu Asyari Muntoha
      • 03/07/2018
      Balas

      Dear Gillbert,
      BCV erat kaitannya dengan berapa lantai gedung tersebut? berapa kapasitas pompa yang digunakan? berapa head sprinkler yang akan terpasang di setiap lantai? semakin banyak jumlahnya maka ukuran pipa untuk BCV tentunya harus semakin besar. untuk rujukan perhitungan Anda bisa membaca pada dokumen SNI 03-3989- 2000
      Tata cara perencanaan dan pemasangan sistem springkler otomatik
      untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung.

Leave a Comment

More from our blog

See all posts

Distributor Alat Pemadam Kebakaran Jakarta

Alat pemadam kebakaran adalah alat yang digunakan untuk memadamkan kebakaran saat awal…
Baca Selengkapnya

Tempat Isi Ulang Tabung Pemadam Kebakaran di Jakarta

Tempat isi ulang tabung pemadam kebakaran di Jakarta Raya bisa Anda lakukan…
Baca Selengkapnya

Fire Alarm Hong Chang Jakarta

Fire Alarm Hong Chang Jakarta Hong Chang merupakan salah satu merek fire alarm…
Baca Selengkapnya