FM200 Suppression System

FM200 Suppression System

FM200 suppression system menjadi salah satu sistem proteksi kebakaran otomatis yang sangat efektif. media FM200 akan mencegah kontak antara 3 unsur pembentuk api yakni bahan bakar, suhu panas, serta oksigen. sistem ini banyak digunakan untuk proteksi peralatan elektronik seperti server, datacenter, panel listrik, peralatan medis rumah sakit dan lainnya. dengan menggunakan media ramah lingkungan, tidak merusak lapisan ozon, system ini menjadi pilihan utama dalam proteksi kebakaran di setiap industri.

Cara Kerja FM200 Suppression System

tidak dipungkiri FM200 suppression system memang sangat dominan dalam memadamkan api dalam ruang yang tertutup. melalui detektor kebakaran seperti asap, panas, api dan lainnya, system dapat bekerja secara otomatis. perintah ini dilakukan oleh panel yang mendapat inputan dari detektor. saat detektor kebaran mendeteksi adanya hal yang tidak wajar, system mulai bekerja. Media pemadam yang berada pada silinder tabung FM200 akan mengeluarkan media yang akan memadamkan api dengan cepat. hal ini tentunya akan membawa dampak baik karena aset yang dimiliki dapat diselamatkan.

FM200 Suppression System dapat disambungkan dengan Precission Air Contitioning. sehingga jika suatu saat terjadi potensi kebakaran system dapat bekerja secara otomatis. FM200 Suppression System termasuk Clean Agent dan telah lulus standarisasi NFPA 2001. tidak meninggalkan residu apapun, aman bagi peralatan elektronik. kelebihan lain dari FM200 Suppression System adalah tidak memiliki bau dan aman bagi manusia serta lingkungan sekitar (7%> NOAEL> LOAEL)

Pengunaan FM200 Suppression System sebagai pengganti Halon yang saat ini sudah dilarang berbeda dengan CO2  system. Prinsip kerja CO2 system mengurangi kadar Oksigen di udara sehingga proses pembakaran tidak dapat berlangsung kembali. sedangkan pada FM200 Suppression System medianya memutus rantai reaksi. CO2 sering digunakan untuk area yang tidak banyak manusia (unoccupaid area), karena media CO2 akan mendorong kadar oksigen sehingga ditakutkan manusia akan kesulitan bernafas jika berada di area tersebut. sedangkan FM200 bisa diintegrasikan dengan manual release dan cancel system. sehingga jika terjadi false alarm system dapat dimatikan agar media tidak terbuang secara sia-sia.