Produk

Alat Pemadam Api

Berbagai merek, media, dan ukuran alat pemadam api tersedia untuk kebutuhan Anda. Fokus kami memberikan proteksi menyeluruh terhadap berbagai potensi kelas kebakaran benda padat, cairan, gas, logam, maupun elektrikal.

Alat Pemadam Api

Alat pemadam api atau biasa disebut alat pemadam kebakaran atau fire extinguisher ini adalah salah satu perlengkapan proteksi dari kebakaran yang berbentuk tabung dan berisi zat atau media yang mampu memadamkan api. Berdasarkan kapasitasnya, alat pemadam api dibagi menjadi 2 yaitu Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Alat Pemadam Api Berat (APAB). Sebelum Anda membeli alat pemadam api, sebaiknya Anda ketahui dahulu risiko kebakaran dan media yang tepat menanganinya.

Kelas A

Kebakaran yang disebabkan oleh kayu, kertas, kain, atau sampah kering.

Kelas B

Kebakaran yang disebabkan oleh bensin, solar, thinner, cat, gas LPG, LNG.

Kelas C

Kebakaran yang disebabkan oleh elektrikal (listrik).

Kelas D

Kebakaran yang disebabkan oleh magnesium, potasium, titanium.

Firefix

Tersedia media Co2 dan ry Chemical Powder dengan ukuran 1kg , 2.5kg , 3.5kg…

Lihat Produk
Lihat Produk
alat pemadam api
alat pemadam api powder guardall
alat pemadam api powder guardall
GuardALL

Tersedia berbagai jenis media pemadam yaitu media powder, CO2, foam, dan clean agent.

Lihat Produk
Lihat Produk
Hooseki

Tersedia media Dry Chemical Powder , CO2 , Foam dan HFC227 dalam ukuran 1kg

Lihat Produk
Lihat Produk
alat pemadam api

Alat pemadam api adalah alat yang digunakan sebagai perlindungan dari kebakaran aktif. Sehingga, banyak juga orang-orang menyebutnya dengan alat pemadam kebakaran. Nah, fungsi alat pemadam api sendiri yaitu untuk mengendalikan dan memadamkan api kebakaran skala kecil, terutama dalam keadaan darurat.

Jadi, alat pemadam kebakaran dibagi menjadi dua kategori, yaitu alat pemadam api ringan (APAR) dan alat pemadam api berat (APAB). Namun, yang biasa digunakan untuk proteksi kebakaran skala kecil dan bersifat portable adalah APAR.

Yuk, Kenali Jenis-Jenis Alat Pemadam Api yang Sering Digunakan

Sebelum Anda membeli alat pemadam kebakaran seperti ini, alangkah baiknya kenali terlebih dahulu apa saja jenis-jenis APAR beserta dengan fungsinya.

Karena jika Anda sudah mengenal semua jenis APAR, akan lebih mudah untuk memilihnya berdasarkan kebutuhan. Berikut ini merupakan jenis-jenis alat pemadam api ringan yang sering digunakan di Indonesia.

1. Alat Pemadam Api Powder

alat pemadam api guardall

Jenis alat pemadam api ini bisa dikatakan sebagai APAR serbaguna. Kenapa bisa begitu? Karena APAR dengan media yang terbuat dari serbuk kimia ini bisa digunakan untuk memadamkan api kebakaran di kelas A, B,dan C. Maka tak heran, jika APAR powder ini mendapatkan julukan APAR ABC Powder.

Cara kerjanya adalah, ketika Anda menyemprotkan media ke benda yang terbakar, maka serbuk powder tersebut akan menyelimuti benda yang terbakar. Sehingga akan menghambat oksigen untuk keluar dan api tidak bisa lagi menjalar kemana-mana/langsung padam.

Akan tetapi, jenis alat pemadam kebakaran satu ini memiliki satu kelemahan, yaitu meninggalkan residu. Jadi, nanti setelah proses pemadaman selesai, Anda harus segera membersihkan residu tersebut, ya! Agar tempat kembali bersih dan tidak meninggalkan kerak.

Jadi, alat pemadam api Powder ini tidak disarankan digunakan untuk memproteksi area industri. Kenapa? Karena residu yang ditinggalkan dapat berpotensi mengotori dan merusak peralatan produksi di sekitarnya.

2. Alat Pemadam Api Foam

alat pemadam api foam

Jenis alat pemadam kebakaran ini menggunakan media foam/busa, yang mana busa tersebut dapat bekerja secara maksimal dalam menghambat penyebaran oksigen. Jadi, pada saat media foam disemprotkan ke benda yang terbakar, busa tersebut akan menyelimuti benda tersebut secara menyeluruh. Sehingga api akan langsung padam, karena sudah tidak ada lagi oksigen yang keluar untuk menyebarkan api.

Alat pemadam kebakaran foam ini sangat efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A yang disebabkan karena benda padat (non-logam) mudah terbakar. Selain itu, APAR foam juga bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas B yang disebabkan karena cairan yang mudah terbakar, baik itu minyak, bensin, alkohol, dll.

3. Alat Pemadam Api CO2

alat pemadam kebakaran co2

Berbeda dengan kedua jenis alat pemadam kebakaran diatas. APAR CO2 ini memiliki media karbon dioksida yang bertujuan untuk melakukan isolasi terhadap oksigen yang ada. Seperti yang kita tahu, jika karbon dioksida memiliki kandungan massa yang lebih berat dibandingkan dengan oksigen.

Apalagi suhu yang dihasilkan juga sangat dingin, tentu akan memudahkan dalam proses pemadaman api. Nah, alat pemadam api ini sangat efektif digunakan untuk memadamkan api kebakaran kelas B dan C.

Dikarenakan APAR CO2 ini memiliki media dalam bentuk gas, sehingga tidak akan meninggalkan residu. Hanya saja perlu digarisbawahi, teruntuk siapa saja yang akan menggunakan APAR ini harus memperhatikan sirkulasi udara.

Pastikan lokasi yang ingin disemprot sudah steril dari orang lain, terutama untuk ruangan tertutup. Selain itu, APAR CO2 akan lebih aman jika digunakan di dalam ruangan yang tidak terlalu sempit dan memiliki sirkulasi udara yang cukup.

Kenapa? Karena dapat mengganggu pernafasan petugas yang memadamkan kebakaran di dalam ruangan tersebut. Jika diperlukan, Anda bisa memakai masker self-contained breathing apparatus (alat bantu pernafasan khusus untuk pemadam kebakaran). Masker ini dapat menghalangi gas CO2 untuk masuk ke sistem pernafasan Anda.

4. Alat Pemadam Api Liquid Gas

alat pemadam api liquid gas

Jenis APAR ini memiliki media yang sangat ramah lingkungan. Terdapat campuran bahan kimia yang menggantikan gas halon, sehingga tidak akan meninggalkan residu.

APAR liquid gas ini sangat efektif digunakan untuk memadamkan api kebakaran di kelas A, B, dan C. Tidak hanya itu, jeni media seperti ini sangat cocok untuk memproteksi dapur.

Apakah tidak berbahaya? Tidak, karena liquid gas memiliki karakteristik seperti dibawah ini.

  • Ramah lingkungan
  • Tidak meninggalkan residu
  • Mampu padamkan hampir semua jenis kelas kebakaran
  • Tidak beracun dan berbahaya untuk manusia maupun binatang, dan lain sebagainya.

Nah, itulah pembahasan tentang alat pemadam kebakaran beserta jenis dan fungsinya. Apakah Anda tahu kenapa alat pemadam api ringan ini dibedakan menjadi empat jenis? Tentu ada alasannya, dong.

Jadi, semua jenis alat pemadam kebakaran diatas sudah disesuaikan dengan kelas-kelas kebakaran. Setiap jenis media APAR memiliki fungsi masing-masing, ya! Namun tetap memiliki tujuan yang sama, yaitu mengisolasi oksigen atau memutus rantai penyebab kebakaran.

Memangnya, Apa Sih Penyebab Terjadinya Kebakaran?

alat pemadam api dan segitiga api

Kebakaran bisa terjadi karena adanya reaksi kimia, yaitu antara oksigen, suhu panas, dan benda yang terbakar. Hal tersebut diilustrasikan melalui gambar segitiga api di atas. Saat ketiga elemen tersebut sama-sama bereaksi, maka api pun akan muncul dan menyebabkan kebakaran pada suatu benda.

Biasanya, suhu dalam suatu tempat bisa meningkat dan berpotensi terjadi kebakaran yang disebabkan oleh:

  • Panas sinar matahari,
  • Energi Listrik,
  • Gas Kompres,
  • Reaksi Kimia,
  • Gas Kompres, dan lain sebagainya.

Kemudian untuk benda yang dapat terbakar bisa dari benda padat, gas, maupun cair. Bahkan, kebakaran juga bisa terjadi karena adanya ornamen gas maupun benda logam yang terbakar. Semua penyebab kebakaran juga sudah diatur menjadi kelas-kelas kebakaran dan disesuaikan dengan jenis alat pemadam api berdasarkan fungsinya.

Lalu, Ada Berapa Kelas Kebakaran yang Berlaku di Indonesia?

alat pemadam api berdasarkan kelas kebakaran

Dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi No. PER-04/MEN/1980 menjelaskan ada 4 pembagian golongan kelas kebakaran, sebagai berikut.

  • Kelas Kebakaran A: Kebakaran disebabkan karena terdapat benda padat non-logam yang mudah terbakar. Contoh: plastik, kayu, karet, kain, dan benda padat lainnya.
  • Kelas Kebakaran B: Kebakaran terjadi dikarenakan terdapat benda cair maupun gas yang mudah terbakar. Contoh: bensin, minyak, oli, alkohol, dan benda cair lainnya.
  • Kelas Kebakaran C: Secara spesifik, kebakaran di kelas ini disebabkan karena masalah elektrikal. Contoh: malfungsi peralatan elektronik dan arus pendek/korsleting listrik.
  • Kelas Kebakaran D: Hanya terjadi di area tertentu saja, karena pada kelas ini kebakaran terjadi karena terdapat benda-benda logam, seperti lithium, magnesium, dan alumunium yang mudah terbakar.

Nah, keempat jenis alat pemadam kebakaran yang sudah dijelaskan di atas tadi juga menyesuaikan fungsinya dengan kelas kebakaran.

Maka dari itu, Anda harus tetap waspada, karena hampir semua benda yang ada di sekitar kita memiliki potensi untuk terbakar. Siapkan alat pemadam kebakaran untuk memproteksi dari kobaran api sejak dini.

Bagaimana? Apakah Anda sudah menemukan media APAR yang tepat untuk memproteksi tempat Anda? Sesuaikan dengan kebutuhan, ya! Jangan asal-asalan dalam memilih media APAR, karena bisa berakibat fatal.

Kenapa bisa seperti itu? Ya, bayangkan saja jika terjadi kebakaran kelas C kemudian dipadamkan menggunakan media foam. Api bukannya padam, malah akan membuat masalah korsleting listrik semakin parah dan berbahaya.

cara menggunakan alat pemadam api

Cara Menggunakan Alat Pemadam Api yang Benar

Dalam cara menggunakan alat pemadam api ringan cukup mudah. Cukup pelajari teknik dasar yang bernama PASS. Di bawah ini kami jabarkan urutan penggunaan alat pemadam api ringan menggunakan teknik PASS.

  1. PULL. Tarik segel/pin pengaman yang terletak diantara tuas APAR.
  2. AIM. Pegang di bagian ujung selang/pada nozzle dan arahkan ke sumber api.
  3. SQUEEZE. Tekan pada bagian tuas APAR untuk mengeluarkan medianya.
  4. SWEEP. Sapukan selang ke arah kanan dan ke kiri hingga api padam. Ada yang perlu diingat pada poin ini, yaitu pastikan Anda tidak melawan arah angin, ya!

Bagaimana, mudah kan? Atau masih kebingungan? Tenang, jika Anda kebingungan dalam cara menggunakan alat pemadam kebakaran, bisa tonton video di bawah ini.

Nah, itulah pembahasan lengkap mengenai alat pemadam api atau yang biasa disebut dengan alat pemadam kebakaran. Semoga pembahasan ini bisa menambah wawasan kepada Anda sebelum membeli alat pemadam api. Oiya, Anda juga bisa membeli APAR di Patigeni, ya! Tenang, semua produk kami berkualitas dan sudah memiliki sertifikasi resmi dari Damkar DKI Jakarta. Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut!