peraturan APAR tentang pemeriksaan dan pengelolaan APAR di perusahaanpengecekan apar berapa bulan sekali

Untuk mencegah dan meminimalkan potensi bahaya kebakaran di lokasi kerja, pemerintah Indonesia telah menetapkan peraturan APAR tentang pemeriksaan dan pengelolaan APAR di perusahaan yang harus diterapkan oleh semua perusahaan yang diproteksi oleh alat pemadam api ini.

Langkah ini bukan hanya meningkatkan keselamatan, tapi juga memberi ketenangan pikiran kepada setiap orang di tempat kerja. Memang apa sih peraturan APAR terbaru yang berlaku bagi perusahaan-perusahaan? Temukan jawabannya dalam ulasan lengkap berikut ini!

Peraturan APAR Tentang Pemeriksaan dan Pengelolaan APAR di Perusahaan Permenakertrans 1980

Apa dasar hukum syarat pemasangan dan pemeliharaan APAR? Dasar hukum yang mengatur tentang pengelolaan APAR di perusahaan adalah Peraturan Menteri (Permen).

Apa Permen yang mengatur tentang APAR? Pemeriksaan dan pengelolaan APAR di Indonesia diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia No:4/MEN/1980.

Tentang Apakah Peraturan Menteri No 4 Tahun 1980? Peraturan APAR tentang pemeriksaan dan pengelolaan APAR di perusahaan tersebut menjelaskan tentang syarat pemasangan dan pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

peraturan apar tentang pemeriksaan dan pengelolaan apar di perusahaan menurut permenakertrans

Memang, Berapa Kali Pemeriksaan APAR Dilakukan Dalam Setahun?

Peraturan APAR tentang pemeriksaan dan pengelolaan APAR di perusahaan menyatakan bahwa inspeksi APAR wajib dilakukan secara berkala. Berdasarkan peraturan yang berlaku di Indonesia ini, sebaiknya APAR harus Anda periksa sebanyak 1 bulan sekali agar kondisi APAR selalu dalam kondisi siap pakai.

Selain itu, Permenakertrans juga mengatur tentang standar penempatan APAR. Penempatan APAR harus sesuai pada area yang tidak terhalang benda lain dan mudah dijangkau. Hal ini bertujuan untuk mempercepat proses pemadaman api dengan APAR saat kondisi darurat.

Berapa ketinggian maksimal pemasangan alat pemadam api ringan (APAR) sesuai dengan Permenaker No 4 Tahun 1980? Ketinggian pemasangan APAR pada dinding adalah 1,2 meter dari permukaan lantai. Untuk APAR dry chemical powder dan APAR foam boleh lebih rendah dengan syarat jaraknya tidak kurang dari 15 cm.

Peraturan APAR Tentang Pemeriksaan dan Pengelolaan APAR di Perusahaan Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI)

peraturan apar tentang pemeriksaan dan pengelolaan apar di perusahaan terbaru 2024

Hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan dan pemeriksaan APAR di perusahaan juga terdapat dalam Standar Nasional Indonesia (SNI). Pengadaan APAR di perusahaan harus sesuai dengan standar SNI agar bisa siap siaga menghadapi kebakaran saat kondisi darurat. SNI tentang Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah sebagai berikut:

  • SNI 19-0180-1987 Tentang  Tabung Pemadam Api Portable dari Baja Karbon Rendah.
  • SNI 03-3988-1995 Tentang Pengujian Kemampuan Pemadaman dan Penilaian Alat Pemadam Api Ringan.
  • SNI 03-3987-1995 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pemasangan Pemadam Api Ringan untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran pada Bangunan Rumah dan Gedung.

SOP Pemeriksaan dan Pengelolaan APAR di Perusahaan yang Harus Anda Tahu!

peraturan apar terbaru sop inspeksi APAR

Peraturan APAR tentang pemeriksaan dan pengelolaan APAR di perusahaan harus Anda lakukan secara menyeluruh, termasuk kelengkapan tabung APAR. Beberapa poin-poin pemeriksaan tabung APAR menurut Peraturan Menteri No 4 Tahun 1980 adalah sebagai berikut:

  • Berisi tidaknya tabung APAR
  • Berkurang tidaknya tekanan tabung APAR
  • Rusak tidaknya pengaman cartridge dan mekanik penembus segel
  • Bagian luar tabung tidak boleh cacat termasuk handle
  • Label harus dalam kondisi baik
  • Mulut pancar tidak tersumbat
  • Pipa pancar tidak boleh retak atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan

Baca Juga: Bagian-Bagian APAR yang Wajib Anda Ketahui!

peraturan inspeksi alat pemadam api di indonesia

Peraturan APAR tentang pemeriksaan dan pengelolaan apar di perusahaan tidak hanya untuk komponen APAR saja, tapi juga dilakukan terhadap media pemadam api di dalam tabung APAR. Cara pemeriksaan media APAR berbeda-beda tergantung jenis media pemadam api yang digunakan. Standar pemeriksaan media pemadam api adalah sebagai berikut.

1. Cara Pemeriksaan APAR Foam

Cara pemeriksaan APAR media foam yaitu dengan mencampur sedikit dengan larutan aluminium sulfat dan sodium baicarbonat di luar tabung. Jika cukup kuat, maka APAR tersebut bisa dipasang kembali.

2. Cara Pemeriksaan APAR CO2

APAR carbon dioxide (CO2) bisa Anda periksa dengan cara menimbang dan mencocokkan beratnya dengan berat yang tercantum pada label tabung APAR tersebut. Jika Anda menemukan adanya kekurangan berat hingga 10%, maka tabung APAR harus Anda isi kembali agar sesuai dengan berat standar.

3. Cara Pemeriksaan APAR Powder

APAR dry chemical powder pemeriksaannya dengan cara membolak-balikan tabung. Apabila terdengar suara gemercik seperti pasir, maka tandanya media APAR tersebut dalam kondisi baik. Sebaliknya, jika yang terdengar adalah suara seperti “bug”, maka pertanda bahwa isi media powder tersebut telah menggumpal dan harus segera diganti.

Aha, Ternyata Ada Cara Lebih Efisien untuk Pemeriksaan dan Pengelolaan Apar di Perusahaan Loh!

peraturan apar tentang pemeriksaan dan pengelolaan apar di perusahaan langkah-langkah inspeksi APARMemastikan keselamatan kerja adalah prioritas utama bagi setiap perusahaan, terutama dalam hal keamanan dari bahaya kebakaran. Sesuai dengan peraturan APAR tentang pemeriksaan dan pengelolaan APAR di perusahaan, Anda harus selalu melakukan inspeksi rutin setiap bulan.

Namun, mengurus tabung pemadam kebakaran terkadang bisa jadi urusan yang membosankan, bukan? Apalagi jika Anda harus mengecek satu per satu, memastikan semuanya dalam kondisi prima. Nah, dengan Firecek, Anda tidak perlu lagi pusing memikirkan semua itu.

Aplikasi yang memiliki rancang khusus untuk memudahkan Anda dalam mengelola dan melaksanakan inspeksi APAR dengan rapi dan efisien. Memang apa saja fitur-fitur yang terdapat dalam aplikasi cek APAR digital Firecek? Ini penjelasannya!

1. Penyimpanan Data APAR

Anda tentu tahu, menyimpan data APAR secara manual bisa sangat merepotkan, apalagi jika bertemu dengan masalah data berantakan hingga kehilangan data. Namun, jangan khawatir! Fitur Firecek menawarkan kapasitas penyimpanan lebih dari 1000+ data APAR, sehingga semua data tersimpan dengan aman.

2. Ceklist Inspeksi APAR Digital

Wah, hadirnya Firecek sungguh sangat menggembirakan! Kini, tak perlu lagi khawatir kehilangan kartu APAR manual yang selalu bikin repot. Selain itu, fitur ini juga mengurangi pengeluaran biaya penggantian kartu APAR setiap tahun dan membuat inspeksi menjadi lebih tertib dan efisien.

3. Estimasi Biaya Pemeliharaan Alat Pemadam Api

Dalam mengelola keuangan perusahaan, fitur estimasi budget ini sangat bermanfaat buat Anda. Pasalnya, dengan fitur ini Anda dapat dengan cepat mengetahui perkiraan biaya servis APAR. Wah, memudahkan sekali ya! Dengan informasi yang tepat waktu, perencanaan anggaran menjadi lebih terstruktur dan efisien.

4. Notifikasi Otomatis Ketika Akan Memasuki Masa Expired

Selain itu, dengan fitur notifikasi APAR kadaluarsa dari Firecek, Anda akan menikmati manfaat luar biasa loh! Anda tidak lagi lupa kapan APAR memasuki masa expired, karena sistem akan secara otomatis memberi peringatan saat APAR mendekati masa expired.

5. Manajemen APAR di Semua Cabang

Wow, inovatif sekali! Dengan fitur Firecek, Anda dapat dengan mudah pantau dan kelola APAR di banyak cabang melalui satu aplikasi saja. Melalui fitur ini, manajer dapat secara real-time melacak kondisi APAR, memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan mengoptimalkan alat proteksi kebakaran.

Itu dia peraturan APAR tentang pemeriksaan dan pengelolaan APAR di perusahaan. Jika Anda baru berencana untuk memproteksi perusahaan dengan APAR, pastikan untuk memilih distributor APAR terpercaya, yaitu PT Patigeni Mitra Sejati. Jika ingin konsultasi dan pemesanan, maka silahkan hubungi kontak kami!

Leave A Comment