Produk

Fire Hydrant.

Layanan satu vendor dari perencanaan, instalasi, hingga perawatan. Memudahkan kontrol dan menghemat biaya.

Bangun Proteksi Kebakaran yang Inovatif Bersama Kami

Membangun Sistem Proteksi Kebakaran secara menyeluruh untuk menjaga aset dan bisnis Anda agar tetap utuh.

Terpercaya

Tim berpengalaman dan teknisi bersertifikasi NFPA sehingga instalasi terjamin

Berkualitas

Distributor resmi fire hydrant merek ternama yang memiliki standar UL FM

Transparan

Terkoneksi dengan aplikasi manajemen proyek untuk pantau proses kapan dan di mana saja

Inovatif

Menggunakan aplikasi untuk pantau status pompa dan ground tank secara real time

Shop Hydrant
Shop Hydrant

Dipercaya oleh Lebih dari 100+ Perusahaan

Lihat Portfolio

Project dikerjakan dengan standar internasional NFPA oleh tim profesional dab berpengalaman sehingga efektifitas proteksi terjamin.

Instalasi Terjaga dengan Kemudahan Monitoring di Smartphone

Patigeni memberikan inovasi untuk hydrant Anda dengan aplikasi yang akan terus memonitor kondisi ketersediaan air pada reservoir/ground tank melalui smartphone bernama Welmo. Welmo akan mengirimkan notifikasi otomatis jika terjadi kebocoran pada instalasi hydrant Anda.

Cek Detail

Brand Kami

Produk Fire Hydrant
Produk Fire Hydrant
Produk Fire Hydrant

Apa Itu Fire Hydrant?

Fire hydrant adalah suatu perlengkapan pemadam kebakaran yang bisa ditempatkan didalam maupun diluar gedung. Mungkin Anda sering melihat pillar hydrant ini dipasang pada area parkir, area industri, pinggir jalan raya, dan tempat rawan lainnya.

Hydrant kebakaran ini berbentuk jaringan distribusi air bertekanan yang ditujukan sebagai tempat pemasok air. Agar memudahkan petugas pemadam kebakaran (DAMKAR) ketika membutuhkan pasokan air untuk memadamkan api.

Dari mana sumber air fire hydrant? Jadi, hydrant sendiri memiliki jaringan yang terhubung dengan ground tank atau bisa juga terhubung ke jaringan layanan air dari pemerintah maupun swasta.

fire hydrant equipment

Komponen-Komponen yang Ada pada Fire Hydrant

Komponen hydrant atau yang biasa disebut dengan fire hydrant equipment ini merupakan hal yang harus Anda perhatikan. Supaya bisa mendapatkan hasil maksimal dalam proses instalasi hydrant, pilihlah komponen hydrant yang tepat dan berkualitas.

Sebelumnya, kenali terlebih dahulu apa saja jenis-jenis dari komponen hydrant kebakaran berikut ini.

1. Hydrant Pillar

Hydrant pillar adalah komponen yang terhubung langsung dengan sumber air bertekanan. Sehingga alat inilah yang menjadi pemasok air utama yang nantinya digunakan untuk petugas pemadam kebakaran. Nah, hydrant pillar sendiri dibagi menjadi tiga tipe, yaitu:

2. Hydrant Valve

Hydrant valve merupakan katup/keran yang berada pada hydrant pillar. Jadi, katup ini memiliki fungsi untuk mengatur keluarnya air bertekanan hingga 10 bar. Adapun jenis-jenis hydrant valve, yaitu:

  • Gate Valve
  • Ball Valve
  • Butterfly Valve
  • Check Valve
  • Globe Valve
  • Angle Valve

3. Siamese Connection

Anda sudah tahu apa itu siamese connection? Jadi, komponen ini berfungsi untuk menghubungkan antara mobil pemadam kebakaran dengan jaringan hydrant. Nantinya akan dipasang dengan selang untuk aliran air. Sehingga siamese connection ini menjadi komponen yang sangat penting dalam pengoperasian fire hydrant.

4. Fire Hose

Fire hose adalah selang yang digunakan sebagai perantara untuk mengalirkan air bertekanan dari fire hydrant ke sumber kebakaran. Fire hose menjadi salah satu komponen yang memiliki peran penting dalam memadamkan api. Tidak ada gunanya ada air bertekanan, sedangkan selangnya pun tidak ada.

Nah, biasanya, selang pemadam ini memiliki diameter 1,5 inch hingga 2,5 inch dengan panjang 10 meter hingga 30 meter. Kemudian untuk fire hose sendiri juga memiliki beberapa macam bahan, seperti:

  • Bahan Polyster. Mampu menahan tekanan air hingga 13 bar.
  • Bahan Kanvas. Selang ini cukup kuat, karena tahan terhadap tekanan air hingga 17 bar.
  • Bahan Rubber. Bisa dikatakan sebagai selang anti bocor, bahan rubber memiliki ketahanan tekanan air mencapai 18 bar.

5. Hose Nozzle

Hose nozzle merupakan komponen yang melengkapi fire hose/selang pemadam. Jadi, fungsi dari alat ini adalah untuk mengarahkan keluarnya air bertekanan yang keluar dari selang menuju ke titik kebakaran. Ada dua jenis hose nozzle, yaitu:

  • Jet Nozzle. Memiliki fungsi untuk mengeluarkan air dengan pancaran air tegak lurus.
  • Spray Nozzle. Berfungsi untuk mengubah aliran air dari selang menjadi bentuk seperti perisai air.

6. Fire Hose Coupling

Fire hose coupling atau yang biasa disebut saja dengan istilah coupling ini merupakan komponen yang menjadi sekat antara selang dengan nozzle.Jadi, tanpa adanya komponen ini, aliran air bertekanan yang dikeluarkan tidak bisa menyemprot dengan maksimal. 

Coupling ini terbuat dari bahan brass, alumunium, dan stainless steel. Dapat dipastikan jika komponen ini akan awet dan tidak mudah terkena korosi.

7. Fire Hydrant Box

Memiliki bentuk seperti lemari, hydrant box ternyata menjadi komponen yang penting juga dalam proteksi kebakaran. Hydrant box ini digunakan untuk menyimpan fire hydrant equipment/alat-alat pemadam kebakaran. Kemudian untuk fire hydrant box ini juga dibagi menjadi beberapa tipe, yaitu:

  • Tipe A1 (Indoor) Memiliki dimensi ukuran kotak 66x52x15 cm
  • Tipe A2 (Indoor) Memiliki dimensi 100x80x18 cm
  • Tipe B (Indoor) Berukuran lebih besar, yaitu 125x75x18 cm
  • Tipe C (Outdoor) Dikhususkan untuk fire hydrant box outdoor dan memiliki dimensi 955x66x20 cm

8. Hose Rack

Hose rack terbuat dari bahan alumunium yang berfungsi untuk tempat menaruh fire hose/selang pemadam. Sehingga selang tetap dalam keadaan rapi ketika disimpan ke dalam hydrant box. Kemudian untuk ukurannya sendiri terbagi menjadi dua tipe, yaitu:

  • Hose Rack dengan ukuran 1,5 inch, dan
  • Hose Rack yang berukuran lebih besar, yaitu 2,5 inch

Jenis Fire Hydrant yang Biasa Digunakan

Setelah membahas tentang apa saja komponen yang ada pada fire hydrant, sekarang kita akan bahas hydrant pillar seperti apa saja yang banyak digunakan. Jadi, fire hydrant sendiri terbagi menjadi dua jeni, yaitu:

# Fire Hydrant Barrel Kering

Memiliki katup/kran yang terletak di bawah permukaan tanah. Kemudian untuk menghindari terjadinya pembekuan saluran pipa. Para pengguna barrel kering diharuskan untuk menguras habis hydrant yang masih berisikan air. Biasanya fire hydrant jenis barrel kering ini hanya digunakan di negara-negara yang memiliki 4 musim saja.

# Fire Hydrant Barrel Basah

Kebalikan dari barrel kering, jika fire hydrant barrel basah ini memiliki katup yang berada di atas permukaan tanah. Keunggulan dari hydrant jenis ini adalah meskipun katup berada diatas permukaan tanah tidak akan menahan air didalam barrel. Selain itu, untuk pengoperasian dan perawatan jenis hydrant ini juga lebih mudah.

Akan tetapi, perlu diperhatikan juga bahwa fire hydrant barrel basah tidak disarankan untuk negara yang memiliki musim dingin. Kenapa? Karena hydrant barrel basah ini mudah membeku dan disarankan untuk memasangnya di negara dengan iklim hangat.

Baca Juga: Penjelasan Lengkap Tentang Fire Hydrant Gedung

Perbedaan Antara Hydrant Barrel Kering dan Hydrant Barrel Basah

Diatas merupakan penjelasan tentang fire hydrant barrel basah dan kering. Tapi apakah Anda tahu apa saja perbedaan utama diantara kedua jenis hydrant tersebut? Simak tabel perbandingan dibawah ini.

Fire Hydrant Barrel Kering
Fire Hydrant Barrel Basah
  • Hydrant barel basah sangat cocok digunakan untuk daerah dengan iklim hangat dan tidak memiliki potensi pembekuan air.
  • Pada tipe ini, katup air diletakkan di atas permukaan tanah.
  • Hydrant basah ini cenderung lebih murah dan mudah untuk dioperasikan.
  • Karena aksesnya cukup mudah, untuk perawatannya pun juga lebih mudah.
  • Fire hydrant barel kering ini biasa digunakan untuk daerah yang memiliki suhu dingin. Terutama kondisi iklim yang dapat menimbulkan pembekuan terhadap jaringan pipa air.
  • Air akan disimpan dibawah permukaan tanah untuk mengantisipasi dan menghindari pembekuan.
  • Hydrant kering ini bisa dibilang lebih mahal harganya dan lebih sulit dalam penggunaanya.
  • Namun, untuk perawatannya sendiri cukup relatif/tidak terlalu sulit.

Lalu, Bagaimana Cara Kerja Fire Hydrant?

Fire hydrant akan digunakan oleh petugas DAMKAR yang akan memadamkan api di area sekitar hydrant. Langkah pertama, biasanya petugas akan membuka penutup katup/valves hydrant menggunakan kunci pas khusus.

Kemudian selang pemadam akan dipasangkan pada titik sambung yang ada pada hydrant pillar. Baru setelah itu, petugas DAMKAR akan membuka katup agar air bertekanan dapat mengalir.

Setelah air sudah mengalir deras melalui ujung selang/nozzle, petugas DAMKAR dapat mengarahkan semprotan ke arah api kebakaran. Perlu diingat! Dalam memegang selang dan mengendalikannya, dibutuhkan tim, setidaknya 3-4 orang.

Dimana Tempat Beli Fire Hydrant Beserta Komponennya?

Tak perlu bingung, Anda bisa konsultasi dan melakukan pembelian alat proteksi kebakaran ini di Patigeni. Siapa itu? Ya, Patigeni merupakan salah satu kontraktor dan distributor alat pemadam kebakaran terpercaya di Indonesia.

Memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang ini dan siap membantu Anda mempersiapkan sistem proteksi kebakaran. Jika Anda tertarik untuk membeli fire hydrant atau komponen-komponennya, bisa langsung hubungi kami, ya! Dapatkan penawaran khusus untuk Anda.

Cari Produk Fire Pump Terbaik?

Klik di Sini
Klik di Sini