Apa Saja Senyawa Kimia Dalam Dry Chemical Powder?

No Comments
Kami sajikan Artikel pilihan tentang Proteksi Kebakaran di Genggaman Anda
BLOG KEBAKARAN
Konsultan
Kontraktor
Distributor
fire hydrant valve fire hydrant pillar fire hydrant goose rell fire hydrant nozzle fire hose fire hydrant box

Senyawa Kimia dalam Dry Chemical PowderApa saja bahan kimia yang digunakan pada pemadam kebakaran? Bagaimana kerjanya sehingga dapat memadamkan api? Jawaban dari pertanyaan tersebut telah dijelaskan oleh William L. Grosshandler, kepala Fire Sensing and Extinguishment Group in the Building and Fire Research Laboratory di National Institute of Standards and Technology (NIST). Alat pemadam kebakaran mengandung bahan kimia yang berbeda-beda, tergantung dari aplikasinya. Contohnya adalah alat pemadam kebakaran tipe handheld. dengan diberikan tekanan dari nitrogen dan karbondioksida untuk mengalirkan agent menuju ke api. Nitrogen digunakan karena merupakan gas inert, artinya tidak bereaksi khususnya dengan api. Selainh itu ada material aktif seperti potassium bikarbonat (KHCO3), air dalam keadaan cair, fluorocarbon yang telah dievaporasi sebagai agent pemadam api. Jenis fluorocarbon paling efektif dan umum digunakan hingga saat ini untuk aplikasi pemadama kebakaran adalah bromochlorodifluoromethane (CF2ClBr) atau dapat juga dikatakan sebagai halon 1211. Namun, berdasarkan persetujuan pemerintah, produksi seluruh jenis halons ditolak pada tahun 1994 karena bromin dan klorin yang terkandung dalam halon akan berpindah menuju stratosfer, yang dapat menyebabkan terjadinya penipisan pada lapisan ozon.

Beberapa Senyawa Kimia Dalam Dry Chemical Powder

Banyak sistem pemadaman kebakaran dibangun dalam bangunan atau struktur yang terjaga. Sejauh ini, springkle air merupakan jenis sistem paling umum karena harganya yang relatif murah, mudah diaplikasikan dan aman digunakan untuk masyarakat. Namun kerusakan yang diakibatkan oleh air tidak dapat ditoleransi misalnya pada ruangan komputer yang banyak jaringan-jaringan elektronik. Air merupakan elektrolit yang dapat menghantarkan listrik, hal ini dapat menyebabkan bertambahnya nyala api dan juga dapat merusak alat-alat. Selain itu, air juga tidak efektif pada kebkaran yang terjadi di ruang penyimpanan bahan bakar. Pada situasi ini, alat pemadam api sebaiknya menggunakan bahan pemadam yang lainnya, misalnya bahan yang berfase gas sehingga tidak akan merusak alat-alat seperti komputer. Gas karbondioksida bekerja lebih baik untuk hal ini namun hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan material ini adalah pastikan bahwa tidak ada orang dalam ruangan. Gas karbondioksida merupakan gas racun yang bersifat karsinogenik. Bromotrifluoromethane (CF3Br, atau halon 1301), hampir sama dengan halon 1211 namun memiliki titik didih lebih rendah dan tingkat toksiksitas. Sifat fisika dan kimia yang dimiliki halon 1301 sebaiknya menjadi pilihan bahan kimia apabila springkel air tidak dapat digunakan.

Satu-satunya kelemahan dari halon adalah kerusakan lingkungan, hal ini yang menjadi latar belakang para peneliti untuk mencari alternatif bahan kimia pemadam kebakaran lainnya yang lebih ramah lingkungan. Pada saat itu, belum ada yang memiliki kelebihan seperti halon 1211 dan halon 1301. Atom bromin dan klorin yang ada pada molekul halon sangat berbahaya untuk lapisan stratosfer, juga merupakan hydrogen scavanger. Atom hydrogen merupakan kunci yang sangat penting pada rantai reaksi pembakaran. Atom bromin dan klorin akan dilepas sebagai dekomposisi halon saat terjadi kebakaran, membentuk siklus katalitik yang terdiri  dari HBr dan HCl, siklus akan mengkonversi atom hidrogen yang aktif menjadi molekul hidrogen yang stabil, selanjutnya akan menghancurkan rantai reaksi. Saat ini, sudah ada produsen yang memperkenalkan bahan kimia baru untuk alat pemadam kebakaran tanpa mengandung klorin dan bromin yang disebut dengan  hydrofluorocarbons (HFCs). Hydrofluorocarbons memiliki sifat fisika yang hampir sama dengan halon namun tidak menyebabkan penipisan pada lapisan ozon. Namun, akibat tidak adanya atom Br dan C, HFCs tidak dapat mengganggu reaksi pembakaran pada tingkat yang sama dengan halon. Pemadaman dengan HFCs memiliki kesamaan prinsip dengan CO2 atau N2 yang menyerap panas dan mengurangi konsentrasi dari oksigen. Oksigen merupakan salah satu dari syarat terbentuknya api. Beberapa jenis dari HFCs yang telah dipasarkan adalah CHF3, C2HF5, dan C3HF7. Karena tingkat pemadaman yang tidak lebih baik dari halon, penelitian untukmencari pengganti dari halon masih tetap dilakukan. Bahkan, material yang telah diteliti adalah besi dan fosfor. Peneliti juga mengembangkan cara yang lebih baik menggunakan bahan kimi akonvensional seperti H2O, N2 dan CO2. Contohnya, menggunakan propelan padat untuk menghasilkan campuran gas inert.

Iskandar adalah pemilik website patigeni.com Bisnis perencanaan, kontraktor dan perawatan sistem kebakaran di Indonesia

Blog Sistem Kebakaran

Blog sistem kebakaran Patigeni adalah tempat berbagi informasi dan solusi sistem kebakaran Anda, perkembangan industri dan teknologi rancang bangun adalah resiko baru timbulnya kebakaran sehingga menghasilkan inovasi baru bagaimana sistem kebakaran mempu memproteksi terkait dengan perkembangan yang ada.

 

Sign up Sekarang !

Dapatkan informasi sistem kebakaran terbaru, untuk menjawab perkembangan teknologi yang menghasilkan resiko baru terjadinya kebakaran. Isi form dengan alamat email aktif Anda

Request a free quote

Kami melayani perencanaan, kontraktor, dan perawatan sistem kebakaran, membantu Anda merencanakan sistem kebakaran sesuai standart lokal maupun NFPA

 

No Comments

Leave a Comment

More from our blog

See all posts

Tempat Isi Ulang Tabung Pemadam Kebakaran di Jakarta

Tempat isi ulang tabung pemadam kebakaran di Jakarta Raya bisa Anda lakukan…
Baca Selengkapnya

Fire Alarm Hong Chang Jakarta

Fire Alarm Hong Chang Jakarta Hong Chang merupakan salah satu merek fire alarm…
Baca Selengkapnya
peraturan pompa diesel pemadam kebakaran menurut sni dan nfpa

Peraturan Pompa Diesel Pemadam Kebakaran

Peraturan Pompa Diesel Pemadam Kebakaran Pompa diesel pemadam bisa disebut juga pompa…
Baca Selengkapnya