Jarak Hydrant Pillar

 Jarak Hydrant Pillar

Melakukan konstruksi perangkat fire hydrant system merupakan sebuah proyek kontraktor yang harus benar-benar ditangani dengan cermat oleh tenaga-tenaga profesional dan berpengalaman yang bekerja di bawah standard-standard yang ada seperti Standard Nasional Indonesia atau SNI dan standard National Fire Protection Association atau standard NFPA.

Seperti yang telah diketahui, satu perangkat fire hydrant system merupakan satu-kesatuan rangkaian dari beragam komponen-komponen perangkat yang terpisah. Oleh karena itu, butuh kinerja yang handal serta perhitungan yang tepat untuk menyesuaikan pembangunan perangkat fire hydrant system yang rumit tersebut agar menjadi rangkaian yang serasi dan sesuai dengan harapan serta tentunya mengikuti standard yang ada.

Menentukan jarat Hydrant Pillar

Salah satu bagian terpenting dalam pelaksanaan instalasi dari perangkat fire hydrant system adalah mengenai penempatan komponen fire hydrant pillar, termasuk pula dalam hal jarak hydrant pillar. Dalam aturan standard NFPA 20, dijelaskan bahwa jangkauan yang mampu dicakup oleh satu buah komponen fire hydrant pillar dapat mencapai hingga luas 1.000 meter persegi atau dapat pula dikonversikan menjadi radius 30 meter.

Sehingga, untuk mendapatkan jarak yang tepat dari tiap-tiap komponen fire hydrant pillar yang akan dipasang, berilah space antar komponen fire hydrant pillar sepanjang 35 hingga 38 meter. Hal ini juga telah dipertimbangkan dari faktor panjang selang pemadam kebakaran (fire hose reel) yang mampu mencapai jarak hingga 30 meter dengan kejauhan semprotan air yang mampu dihasilkan fie nozzle yang mampu mencapai 5 meter.

Dari rumus perhitungan jarak hydrant pillar ini pula, kontraktor dapat memutuskan berapa jumlah atau kuantitas komponen fire hydrant pillar yang dibutuhkan oleh bangunan atau tempat bisnis Anda, yaitu dengan menerapkan rumus luas area yang akan dilindungi sistem fire hydrant system dibagi dengan 1.000 meter persegi. Dari hasil pembagian luas area dengan 1.000 meter persegi tersebut, maka akan diperoleh jumlah komponen fire hydrant pillar yang dibutuhkan dan harus dipasang pada area. Sehingga, apabila masing-masing komponen fire hydrant pillar diinstalasi dalam jarak 35 sampai 38 meter sekali, maka keseluruhan luas area pun akan memiliki perlindungan bencana kebakaran yang cukup dan memadai. Penempatan fire hydrant pillar ini juga harus aman dan strategis, serta mudah untuk ditemukan sewaktu-waktu dibutuhkan.

Selain faktor jarak hydrant pillar maupun jumlah komponen fire hydrant pillar, masih banyak faktor-faktor lain yang harus diperhatikan dalam proses pemasangan atau instalasi sistem fire hydrant, seperti yang telah diatur di dalam literatur-literatur yang menjadi pedoman pelaksanaan konstruksi sistem fire hydrant, seperti NFPA 14 sebagai standard pengatur instalasi untuk selang maupun pipa tegak, SNI 03-1735-2000 mengenai tata cara dalam perencanaan akses untuk bangunan dan lingkungan dalam upaya pencegahan bahaya kebakaran yang berisiko terjadi pada bangunan, dan lain sebagainya.

Instalasi Hydrant Pillar

Untuk mendapatkan jasa kontraktor yang siap melayani pelaksanaan konstruksi untuk perangkat fire hydrant system, segera hubungi PT Patigeni Mitra Sejati baik melalui telepon ataupun surel tim sales PT Patigeni Mitra Sejati yang tercantum pada menu contact us.