Kapasitas Hydrant Pillar

No Comments
Kami sajikan Artikel pilihan tentang Proteksi Kebakaran di Genggaman Anda
BLOG KEBAKARAN
Konsultan
Kontraktor
Distributor
fire hydrant valve fire hydrant pillar fire hydrant goose rell fire hydrant nozzle fire hose fire hydrant box

Kapasitas Hydrant PillarAda banyak cara yang dapat ditempuh dalam mewujudkan upaya keamanan dan keselamatan dari risiko bencana kebakaran yang mampu mengancam dalam waktu kapan pun, di antaranya yaitu meliputi pengadaan dan penyediaan alat-alat pemadam api portable di titik-titik yang mudah dijangkau serta aman di dalam gedung, melaksanakan instalasi berbagai rangkaian perangkat dan sistem proteksi bencana kebakaran, mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya bencana kebakaran dan upaya antisipasinya, mengadakan pelatihan penggunaan alat maupun perangkat sistem proteksi bencana kebakaran, mengadakan simulasi penyelematan diri atau evakuasi, dan lain sebagainya. Salah satu upaya perwujudan keamanan dan keselamatan dari ancaman risiko bencana kebakaran yang paling penting adalah dengan melakukan instalasi atau konstruksi perangkat dan sistem proteksi bencana kebakaran, terutama sistem-sistem yang memiliki peran sebagai perangkat pemadam kebakaran berkapasitas luas dan besar, seperti yang dimiliki oleh perangkat fire hydrant system.

Kapasitas Hydrant Pillar untuk pemadaman luar gedung

Karena, apabila suatu bangunan dilengkapi dengan perangkat fire hydrant system, maka risiko perambatan api kebakaran hingga ke bangunan lain yang ada di samping kanan, kiri, maupun belakang dapat dicegah karena sistem ini merupakan sistem dengan fungsi dasar sebagai perangkat pemadam api berbasis media air sebagai media pemadam api dengan kapasitas pasokan yang besar. Selain itu, kualitas performa yang diberikan perangkat fire hydrant system hampir menyerupai performa yang dimiliki mobil pemadam kebakaran. Sehingga apabila petugas pemadam kebakaran atau fire brigade masih di dalam perjalanan, maka upaya pemadaman darurat bisa diatasi dengan memanfaatkan perangkat fire hydrant system.

Ketika api kebakaran mulai meluas dan tak lagi mampu dikendalikan oleh alat-alat pemadam api kebakaran portable baik jenis ringan maupun berat, maka petugas terlatih atau penghuni gedung yang telah mendapatkan pelatihan bisa langsung bergegas mengaktifkan sistem dan menyambungkan selang pemadam atau fire hose yang ada di dalam komponen fire hydrant box ke output hydrant valve yang berperan sebagai komponen keluaran dari supply air yang telah dipompa dari tangki atau bak penampungan persediaan air hydrant dalam keadaan bertekanan tinggi oleh fire pumps (pompa kebakaran).

Pada dasarnya, output hydrant valve (katup hydrant yang menjadi tempat penyambungan fire hose) dibagi menjadi dua, yaitu output valve yang ada pada hydrant gedung atau fire hydrant box indoor, dan output valve yang ada pada komponen fire hydrant halaman atau hydrant pillar. Output valve yang digunakan oleh petugas pemadam kebakaran apabila kehabisan supply air dari dalam tangki mobil adalah output valve pada hydrant halaman atau hydrant pillar. Oleh karena itu, penempatan komponen hydrant pillar ini selalu mencolok dengan tujuan supaya mudah ditemukan serta mudah dijangkau.

Kapasitas Hydrant Pillar Standart

Kapasitas hydrant pillar tak kalah dengan kapasitas tekanan yang dapat dihasilkan dari mobil pemadam. Sesuai dengan aturan yang tercantum di dalam standard SNI nomor 03-1735-2000, supply air yang menjadi kapasitas hydrant pillar atau hydrant halaman setidaknya harus mencapai kapasitas 2400 liter per menitnya. Selain itu, komponen hydrant pillar ini juga harus mampu beroperasi paling tidak minimal selama 45 menit dalam sekali penggunaan.

Hasil kapasitas tersebut telah ditunjukkan dari hasil perhitungan rumus volume supply air yang diperlukan di dalam komponen hydrant pillar dalam satuan liter yang diperoleh dari hasil mengalikan debit aliran yang dihasilkan oleh hydrant pillar dengan waktu yang dibutuhkan supply air untuk mengalir dalam satuan menit. Pada sistem fire hydrant, hendaknya menggunakan sumber-sumber supply air yang umumnya digunakan untuk pemenuhan kebutuhan sistem fire hydrant tanpa dicampur dengan kebutuhan air bersih sehari-hari. Sumber air tersebut dapat diperoleh dengan membangun sumur dalam ataupun sumber air dari saluran PDAM kota yang bersangkutan. Sumber-sumber supply air tersebut nantinya akan berpengaruh pada kuantitas debit yang mampu dihasilkan oleh rangkaian perangkat sistem fire hydrant.

Pengamat sistem kebakaran di Indonesia. Pertanyaan dan Inquiry : 0888 256 0888 (call/wa) | wahyu@patigeni.com

Blog Sistem Kebakaran

Blog sistem kebakaran Patigeni adalah tempat berbagi informasi dan solusi sistem kebakaran Anda, perkembangan industri dan teknologi rancang bangun adalah resiko baru timbulnya kebakaran sehingga menghasilkan inovasi baru bagaimana sistem kebakaran mempu memproteksi terkait dengan perkembangan yang ada.

 

Sign up Sekarang !

Dapatkan informasi sistem kebakaran terbaru, untuk menjawab perkembangan teknologi yang menghasilkan resiko baru terjadinya kebakaran. Isi form dengan alamat email aktif Anda

Request a free quote

Kami melayani perencanaan, kontraktor, dan perawatan sistem kebakaran, membantu Anda merencanakan sistem kebakaran sesuai standart lokal maupun NFPA

 

No Comments

Leave a Comment

More from our blog

See all posts

Jasa Isi Ulang APAR Jakarta Barat Bergaransi 5 Tahun

Isi ulang APAR Jakarta Barat dengan garansi sampai 5 tahun adalah salah…
Baca Selengkapnya

Desain Sistem Pemadam Otomatis Gedung

Desain Sistem Pemadam Otomatis Gedung. Melanjutkan pembahasan artikel sebelumnya mengenai perencanaan sistem…
Baca Selengkapnya

Perencanaan System Pencegah Kebakaran

Perencanaan System Pencegah Kebakaran Rancangan sistem proteksi kebakaran adalah ilmu pasti yang…
Baca Selengkapnya