Tahukan Anda bahwa fire hydrant hose memiliki peran cukup penting? Pasalnya, selang pemadam kebakaran termasuk dalam kategori komponen output instalasi fire hydrant yang berfungsi mengalirkan air untuk memadamkan api.
Karena begitu pentingnya komponen satu ini, dalam hal rancangan dan bahan pembuatannya diperhatikan betul. Jika Anda berpikiran jenis fire hose hanya satu? Maka Anda salah besar, karena jenis fire hose itu sangat beragam.
Setiap jenis selang pemadam kebakaran memiliki karakteristik tersendiri yang membedakan dengan jenis lainnya. Selain itu, dalam penggunaanya juga terdapat aturan khusus yang perlu Anda perhatikan. Ingin tahu lebih dalam tentang fire hose ini? Baca penjelasannya sampai selesai ya!
Apa Itu Fire Hydrant Hose?
Selang pemadam kebakaran merupakan salah satu komponen penting dalam sistem instalasi fire hydrant. Fire hose ini memang dirancang khusus agar Anda bisa gunakan untuk menghadapi kobaran api. Fire hose ini masuk dalam kategori komponen output yang berfungsi mengalirkan air dari ground tank menuju nozzle untuk memadamkan api.
Selain berfungsi mengalirkan air dari ground tank, Fire hose juga berfungsi mengalirkan air dari mobil pemadam kebakaran menuju ground tank saat terjadi penurunan jumlah pasokan air dan tekanan. Bukan hanya berfungsi mengalirkan air menuju groud tank saja, fire hose juga berfungsi mengalirkan air untuk pemadaman, langsung dari mobil pemadam kebakaran.
Pada umumnya, fire hydrant hose ini memiliki beberapa varian ukuran mulai dari 1,5 inch, 2 inch, 2,5 inch hingga 3 inch dengan varian panjang mulai dari 20-30 meter. Dalam fire hose terdiri dari 2 bagian, yaitu:
- Ujung male, berfungsi untuk menghubungkan selang pemadam kebakaran dengan hydrant pillar.
- Ujung female, berfungsi untuk menghubungkan antara selang pemadam dengan fire hydrant equipment berupa nozzle.
Karena, memiliki peran yang cukup penting dalam sistem proteksi kebakaran, terutama pada instalasi fire hydrant maka pastikan Anda memilikinya. Jika belum, beli saja di Patigeni untuk mendapatkan tawaran harga selang pemadam kebakaran terbaik.
Jenis Fire Hose Apa Saja?
Dalam sistem instalasi fire hydrant, selang pemadam kebakaran memiliki beberapa jenis secara umum, berdasarkan penempatan hingga bahan material pembuatannya. Anda penasaran apa saja jenis dari fire hydrant hose? Tanpa berlama-lama berikut ini penjelasan lengkapnya!
1. Jenis Fire Hose Secara Umum
Secara umum jenis selang pemadam kebakaran dalam instalasi fire hydrant terbagi menjadi 5 jenis yang terdiri dari:
- Attack Hose, selang pemadam kebakaran yang terbuat dari kain untuk mengalirkan air dengan tekanan sekitar 400 psi (2,760 kPa) dengan panjang 15, 24 meter.
- Supply and Relay Hose, fire hose dalam instalasi fire hydrant yang memiliki tekanan operasi sebesar 300 psi (2,070 kPa) dengan panjang 30,48 meter.
- Forestry Hose, selang pemadam kebakaran yang beroperasi dengan tekanan 450 psi (3.100 kPa) dan panjangnya 30,48 meter.
- Booster Hose, fire hose yang memiliki operasi pada tekanan 800 psi (5.520 kPa) dengan panjang mencapai 30,48 meter.
- Suction Hose, selang pemadam kebakaran yang memiliki diameter 2,5-9,0 inch (64 hingga 152 mm) dengan panjang 3,05 meter.
2. Jenis Selang Pemadam Kebakaran Berdasarkan Material Pembuatannya
Sedangkan, jenis fire hydrant hose berdasarkan bahan material pembuatanya terbagi menjadi 3 jenis, antara lain:
- Jenis Kanvas, selang pemadam kebakaran yang terbuat dari bahan kanvas serta memiliki kemampuan menahan tekanan air hingga 13 bar.
- Jenis Red Rubber, fire hose bahanya dari red synthetic nitrile berwarna merah dan polyester berkualitas, sehingga memiliki kemampuan menahan tekanan air hingga 18-20 bar.
- Sedangkan jenis Polyester, jenis fire hose yang terbuat dari bahan polyester staple dan polyester filaments serta memiliki kemampuan menahan tekanan air hingga 13 bar.
3. Jenis Fire Hose Berdasarkan Penempatanya
Jenis selang pemadam kebakaran dalam instalasi fire hydrant berdasarkan penempatannya terbagi menjadi 2 jenis, yaitu:
- Selang hydrant indoor, sesuai dengan namanya, selang hydrant ini penempatannya berada dalam ruangan. Jenis selang pemadam kebakaran ini biasanya memiliki ukuran 1,5 inch x 20 dan 30 meter lengkap dengan kemampuannya menahan tekanan air sebesar 17 bar.
- Fire hydrant hose outdoor, selang pemadam kebakaran yang penempatannya berada pada luar ruangan. Biasanya jenis ini memiliki ukuran 2,5 inch x 20 meter dan 2,5 inch x 30 meter dengan kemampuan menahan tekanan air hingga 8-20 bar.
Itulah beberapa jenis fire hose hydrant pemadam kebakaran yang perlu Anda ketahui, dengan mengetahuinya nantinya Anda dapat menentukan jenis .mana yang cocok dengan kebutuhan Anda. Jika Anda ingin membelinya? Pilih saja Patigeni untuk mendapatkan produk berkualitas dengan menghubungi admin atau sales.
Cara menggunakan Selang Pemadam Kebakaran yang Benar agar Tahan Lama
Dalam sistem instalasi fire hydrant, Anda tidak boleh sembarangan dalam menggunakan komponen hydrant, karena terdapat prosedur yang perlu Anda patuhi. Tujuan dari adanya prosedur tersebut adalah biar kobaran api dapat Anda padamkan dengan baik dan pastinya untuk menjaga komponen hydrant agar lebih awet.
Selain itu, adanya prosedur dalam penggunaan fire hose juga bertujuan untuk memastikan tim fire brigade aman. Lalu prosedur penggunaannya seperti apa? Secara garis besar, dalam penggunaan komponen hydrant, Anda harus membagi tim menjadi 6 bagian dengan fungsi tersendiri, yaitu:
- Nozzleman, orang yang bertugas untuk mengarahkan nozzle ke titik kobaran api.
- Hosemen, orang yang bertugas untuk menyiapkan selang pemadam kebakaran serta menggulungnya setelah proses pemadaman selesai.
- Pumpman, orang yang bertugas mengatasi segala persoalan pada ruang pompa.
- Valveman, orang yang bertugas untuk membuka dan menutup aliran air pada hydrant pillar.
- Commando, orang yang bertugas memberikan komando ke semua anggota tim serta menyampaikan pesan dari pumpman sampai nozzleman.
- Support, orang yang bertugas melakukan sterilisasi area kebakaran, agar petugas memiliki akses mudah menuju lokasi kebakaran.
Khusus untuk hoseman dan nozzleman, untuk menggunakan fire hose Anda harus memperhatikan beberapa hal berikut ini:
- Angkat fire hydrant hose mendekati lokasi kebakaran dengan cara Anda panggul atau melempar selang pemadam ke titi api.
- Pastikan kondisi selang pemadam kebakaran tidak terlilit, sehingga aliran air dapat berjalan lancar.
- Jika panjang fire hose masih kurang Anda harus menyambungkan ke fire hose lainnya.
- Untuk nozzleman, pastikan posisi kaki merenggang untuk mendapatkan tumpuan yang kuat.
- Posisikan satu tangan memegang ujung nozzle dan tangan yang lain memegang ujung pangkal dengan menjepitkan ke ketiak agar tidak goyah.
Itulah penjelasan lengkap tentang fire hydrant hose mulai dari pengertian, cara kerja, fungsi, jenis hingga cara menggunakannya. Anda ingin membeli selang pemadam agar sistem proteksi kebakaran Anda lebih optimal? Beli di Patigeni dengan klik disini.

























