Saat ini, daerah sangat dibutuhkan alat pemadam api untuk pemukiman padat penduduk. Kenaoa? Karena hampir setiap hari, tayangan media cetak maupun digital selalu menampilkan berita tentang kebakaran, baik kebakaran bangunan gedung, perumahan, hutan dan lainnya. Kebakaran memang menjadi salah satu musibah yang sering terjadi di Negara Indonesia tercinta ini.

Penyebabnya pun bermacam-macam, mulai dari konsleting listrik, pembakaran yang terjadi karena tidak sengaja, cuaca ekstrem, sambaran petir, bahkan satu puntung rokok yang dibuang sembarangan mampu menghasilkan kebakaran hebat yang menghabiskan aset bangunan yang ada.

Kita harus memahami prinsip kebakaran itu sendiri. bahwa api terjadi karena tiga unsur, yaitu bahan bakar, oksigen dan suhu panas. Sehingga jika ketiga unsur tersebut bertemu, maka api tidak dapat terelakkan lagi. Nah, pada artikel kali ini akan dibahas mengenai kebakaran di kawasan pemukiman padat, apa penyebabnya, dan bagaimana teknik untuk menanggulangi hal tersebut.

Alat Pemadam Api untuk Pemukiman Padat

Menyiasati Alat Pemadam Api untuk Pemukiman Padat

Alat Pemadam Api untuk Pemukiman Padat Kecilkan Potensi Kebakaran Setiap Saat

Pemukiman padat penduduk bisa kita artikan sebagai sebuah kawasan perumahan, dengan rumah-rumah yang saling berdempetan satu sama lain, dan ciri umumnya tidak memiliki akses jalan yang lebar. Di lingkungan tersebut, para penduduk biasanya masuk kedalam kategori kelas menengah kebawah.

Ciri fisik yang dapat dilihat yaitu bangunan masih semi permanen, material kayu banyak digunakan untuk menekan biaya pembangunan rumah. Dari penjelasan tersebut, dapat kita lihat bahwa potensi kebakaran di kawasan padat penduduk ini sangat besar. Proses terjadinya api yang cepat, akan merambat ke bangunan rumah lain jika tidak ada upaya dari warga untuk tanggap darurat memadamkan.

Apalagi akses jalan yang sulit menjadi kendala utama untuk petugas pemadam kebakaran kota datang ke lokasi. Seringnya, petugas datang terlambat dan bangunan sudah terbakar secara keseluruhan. Penyebab utama kebakaran di kawasan padat penduduk adalah karena konsleting listrik. hal ini diakibatkan karena penggunaan listrik yang salah. bisa dari kabel yang tidak sesuai standar, jalur instalasi kelistrikan, bahkan konsleting listrik ini bisa dipicu oleh pemakaian stop kontak yang tidak sesuai prosedur penggunaan.

Potensi kebakaran ini akan semakin besar karena jarak antar rumah berdekatan. bisa dipastikan, jika tidak ada action untuk memadamkan kebakaran yang terjadi dari awal. maka kerugian akibat aset yang hilang akan semakin besar lagi. Untuk itu, perlu adanya kesadaran dari warga untuk memiliki paling tidak 1 alat pemadam api yang standby di setiap rumah.

Namun seringkali warga menganggap alat pemadam api untuk pemukiman padat terlalu mahal harganya, sehingga lebih memilih untuk tidak membeli. mereka masih sering memiliki pola fikir, untuk mencukupi kebutuhann pokok saja masih kesulitan apalagi memenuhi kebutuhan tersier (APAR) seperti ini.

Alat Pemadam Api untuk Pemukiman Padat

Kenapa Dibutuhkan Alat Pemadam Api?

Sebenarnya hal terkait dengan harga bisa ditangani dengan sistem patungan. Artinya harga alat pemadam api ini dibeli dengan uang bersama. Sehingga tidak terlalu berat pengeluaran oleh masing-masing keluarga. Dan karena milik bersama, penempatannya pun harus disesuaikan dengan lokasi masing-masing.

Misalnya alat pemadam api ini diletakkan pada pos kamling, sehingga saat ada kejadian. orang dapat segera berlari untuk mengambil alat pemadam yang akan digunakan sebagai tindakan pemadaman. Atau diletakkan di salah satu rumah warga yang berada di tengah-tengah area sehingga tidak ada salah satu pihak yang dirugikan. tentunya dengan melalui musyawarah yang mufakat terlebih dahulu.

Proses pengadaan Alat Pemadam Api ini tentunya akan menghasilkan nilai tambah terhadap kawasan tersebut. karena warga bisa segera mengambil tindakan memadamkan api dengan media modern saat melihat ada kebakaran. Jadi, tidak harus mengandalkan alat pemadam api tradisional seperti air, karung, dan pasir dengan sepenuhnya.

Penjabaran Ilustrasi

Proses pengadaan Alat Pemadam Api untuk Pemukiman Padat secara patungan bisa dilakukan seperti ilustrasi diatas. Misalnya, dalam 1 area lingkungan perumahan padat penduduk memiliki 10 rumah/10 keluarga. Sedangkan untuk sebuah area paling tidak harus ada 2 alat pemadam api.

Nah, jika harga satu buah apar ukuran 6 kg media powder (multi purpose untuk segala jenis kebakaran, padat, cair, gas). Sekitar @550.000 x 2 pcs = Rp. 1.100.000.

Angka ini terlihat besar memang jika dibebankan untuk keluarga kalangan menengah kebawah. Namun jika ada 10 orang patungan, maka Rp. 1.100.000/10 kk = Rp 110.000. Tiap Keluarga hanya dikenakan biaya iuran Rp 110.000 untuk pembelian 2 tabung ukuran 6 kg yang siap digunakan jika suatu saat terjadi kebakaran di area tersebut.

Alat pemadam ini bisa bertahan sampai 5 tahun untuk penggantian media dan 10 tahun untuk penggantian tabung. Tentunya metode patungan ini akan sangat meringankan daripada tiap keluarga diwajibkan membeli alat pemadam api untuk pemukiman padat.

Alat Pemadam Api untuk Pemukiman Padat Penduduk

Dimana Bisa Beli APAR? dan Berapa Harganya?

Nah, jika Anda ingin membeli produk APAR FireFix di Patigeni, bisa hubungi kami segera. Disini tersedia berbagai macam media APAR, seperti media powder, CO2, foam, dan HFC. Atau Anda bisa datang secara langsung ke kantor kami yang ada di beberapa kota besar di Indonesia yang beralamatkan di:

Jakarta
CoHive Cyber 2 Tower 28th
Jl. H. R. Rasuna Said Blok X-5 No.13, Setiabudi DKI Jakarta 12920
(021) 50252288

Surabaya
Voza Office Tower – Lt. 20
Jl. HR Muhammad No. 31, Sukomanunggal, Kota Surabaya, Jawa Timur 60189
(031) 33601098

Semarang
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 37H, Pudakpayung, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah 50265
(024) 76400888

Kami juga melayani pengiriman ke seluruh Indonesia, loh! Jadi, jangan khawatir jika lokasi Anda jauh dari kantor kami. Dapatkan juga aplikasi khusus untuk cek APAR ketika Anda beli alat pemadam api untuk pemukiman padat. Hubungi kami sekarang!