Mencegah Kerusakan Hydrant Valve

No Comments
Kami sajikan Artikel pilihan tentang Proteksi Kebakaran di Genggaman Anda
BLOG KEBAKARAN
Konsultan
Kontraktor
Distributor
fire hydrant valve fire hydrant pillar fire hydrant goose rell fire hydrant nozzle fire hose fire hydrant box

Mencegah Kerusakan Hydrant ValveDalam merancang sistem hidran, penting bagi kontraktor untuk menjelaskan kepada pemilik bangunan mengenai jadwal inspeksi guna mengecek apakah alat mah dalam kondisi baik atau tidak.  Salah satu jenis alat pada sistem hidran yang sangat rawan kerusakan adalah hydran valve. Perhatikan pada gambar dibawah ini yang merupakan salah satu kerusakan pada katup yang dipaksa untuk ditutup.

Ada beberapa kasus yang harus diperhatikan misalnya ketika sedang memadamkan kebakaran dan air tidak berhenti mengalir ketika pemadaman telah usai, hal pertama yang dilakukan oleh seorang kontraktor atau tim yang ahli di bidang ini adalah dengan menutup semua jalur pada katup.

Namun seringkali katup tidak dapat ditutup, alasannya adalah karena adanya scaling yang berasal dari air atau puing-punig konstruksi yang terjebak di dalam katup. Dengan cara memaksa katup untuk ditutup akan mengakibatkan kerusakan pada segel katup atau bahkan akibat yang lebih buruk seperti merusak kursi katup. Jenis puing-puing yang mungkin terjebak di dalam katup adalah akibat dari kerikil, atau bahan banguan yang berasal dari pembangunan. Oleh sebab itu, setelah dilakukan konstruksi hydrant valve sebaiknya dilakukan pengujian pertama untuk mengetahui apakah alat ini berfungsi atau tidak, namun kadangkala masalah ini belum ditemukan pada saat pengujian pertama terlebih pada laju alir yang tinggi. Lama kelamaan ketika valve mengalami scaling masalah ini pun dapat ditemukan.

Berikut Cara Mencegah Kerusakan Hydrant Valve

Pemaksaan untuk menutup hidran valve tidak membantu banyak dalam membendung aliran air dan hanya akan membuang waktu. Adapun beberapa cara untuk menanggulangi kerusakan valve seperti masalah diatas, antara lain:

  • Membuka penuh valve hidran dan mencoba untuk melepaskan objek  yang terjebak di dalam valve
  • Mengganti anti tutup hydrant dengan catatan laju alir kecil
  • Melampirkan katup gerbang dan menutup katup. (Awak Api bisa menggunakan “nozzle 2 ½ dengan ujung dihapus atau wye gated ganda.)
  • Jika hidran dengan jalur suplai yang terpasang tidak menutup, pasang klem selang ke jalur suplai.
  • Jika terjadi keadaan darurat yang serius, segera hubungi kontraktor yang bertanggung jawab atas sistem ini.

Seperti yang diketahui bahwa biaya untuk memperbaiki katup hidran yang rusak dapat mencapai ratusan dolar. Jangan memaksa menutup hidran yang tidak dapat ditutup. Gunakanlah pilihan cara alternatif yang dapat mengurangi masalah tanpa menyebabkan kerusakan lain terhadap hidran

Iskandar adalah pemilik website patigeni.com Bisnis perencanaan, kontraktor dan perawatan sistem kebakaran di Indonesia

Blog Sistem Kebakaran

Blog sistem kebakaran Patigeni adalah tempat berbagi informasi dan solusi sistem kebakaran Anda, perkembangan industri dan teknologi rancang bangun adalah resiko baru timbulnya kebakaran sehingga menghasilkan inovasi baru bagaimana sistem kebakaran mempu memproteksi terkait dengan perkembangan yang ada.

 

Sign up Sekarang !

Dapatkan informasi sistem kebakaran terbaru, untuk menjawab perkembangan teknologi yang menghasilkan resiko baru terjadinya kebakaran. Isi form dengan alamat email aktif Anda

Request a free quote

Kami melayani perencanaan, kontraktor, dan perawatan sistem kebakaran, membantu Anda merencanakan sistem kebakaran sesuai standart lokal maupun NFPA

 

No Comments

Leave a Comment

More from our blog

See all posts

Pompa Hydrant Elektrik Jakarta

Pompa Hydrant Elektrik Jakarta Pompa Hydrant adalah perangkat yang sangat penting dalam…
Baca Selengkapnya

Cek Penawaran Menarik Isi Ulang APAR Glodok di Sini!

Isi ulang APAR Glodok dan sekitarnya sekarang sudah tidak perlu bingung untuk…
Baca Selengkapnya

Pemeriksaan dan Pengujian Hidrostatik APAR

Dokumen Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 26 tahun 2008 tentang "Persyaratan Teknis…
Baca Selengkapnya