Cara Kerja Fire Sprinkler

No Comments
Kami sajikan Artikel pilihan tentang Proteksi Kebakaran di Genggaman Anda
BLOG KEBAKARAN
Konsultan
Kontraktor
Distributor
fire hydrant valve fire hydrant pillar fire hydrant goose rell fire hydrant nozzle fire hose fire hydrant box

Cara Kerja Fire Sprinkler

cara kerja fire sprinkler

Akibat besarnya kerugian terhadap risiko kebakaran yang tak hanya mampu mengancam keselamatan nyawa namun juga keselamatan aset, maka teknologi pun semakin inovatif dalam memunculkan beragam alat dan sistem pelindung, pencegah, hingga pemadam api kebakaran. Salah satu unit tersebut adalah Fire Sprinkler. Cara kerja sistem Fire Sprinkler tentunya berbeda dengan cara kerja Smoke Detector yang akan menyalakan alarm peringatan tiap mendeteksi asap berlebih namun tanpa dilengkapi usaha untuk memadamkan pemicu percikan api. Smoke Detector tak jarang pula menyalakan alarm peringatan yang justru keliru (false alarm). Pada ruangan tertentu, asap tidak selalu berasal dari kecelakaan yang mampu menimbulkan bahaya kebakaran yang mengancam. Asap yang tak mengandung bahaya seperti asap yang timbul akibat aktivitas pemanggangan roti pun bisa mengaktifkan alarm Smoke Detector dan tentu saja, alarm tersebut akan sangat mengganggu.

Sistem Fire Sprinkler dirancang dengan teliti oleh ahli dengan menyatukan fungsi alarm peringatan dan tindakan pemadam kebakaran secara otomatis yang akan membuat penghuni gedung merasa nyaman. Sistem ini hanya dapat aktif apabila mendeteksi suhu tinggi tertentu. Di samping itu, alarm tanda kebakaran juga akan segera aktif secara otomatis dan sistem memancarkan air pada head sprinklernya. Meskipun sistem Fire Sprinkler dapat mengakibatkan kerusakan akibat pancaran air, risiko tersebut tidak begitu merugikan dibanding risiko akibat terlahap api. Bahkan, kapasitas air yang dihasilkan oleh sistem sprinkler enam kali lebih kecil dari yang dihasilkan selang departemen pemadam. Ini tentunya berkaitan dengan sistem yang bekerja tanggap dalam memadamkan api sebelum api tersebut menjalar lebih besar. Maka dari itu, kerusakan harta benda atau properti akibat air tidak akan mencapai batas parah sebesar kerusakan akibat pancaran selang pemadam kebakaran.

Jenis-jenis Fire Sprinkler

Jenis Fire Sprinkler sesuai jenis gedung terbagi atas dua, yaitu Wet Pipe System (pipa basah) dan jenis Dry Pipe System (pipa kering). Antara sistem dengan pipa Wet maupun Dry, yang mempunyai sistem kerja lebih cepat adalah sistem Wet Pipe. Hal ini disebabkan instalasi pipa yang terhubung dengan kepala sprinkler yang berada di balik plafon ataupun dinding selalu penuh terisi oleh air. Pipa-pipa dalam instalasi sistem ini berbahan baja sehingga akan aman dari risiko berkarat atau pun keropos. Saat kepala sprinkler telah aktif, air akan menyemprot karena katup yang berfungsi sebagai penghambat akan melepaskan air yang terisi pada pipa. Kemudian, pancaran air tersebut akan mengaktifkan alarm peringatan secara otomatis dan bersamaan dengan pompa yang juga aktif menekan pasokan air dari bak penampung air.

Fire Sprinkler jenis Wet Pipe sangat cocok untuk pabrik atau perusahaan dengan bahaya kebakaran yang besar karena mampu menjalarkan api beberapa kali lebih cepat, seperti pabrik atau perusahaan produsen bahan-bahan kimia. Namun, untuk tempat instalasi yang lebih aman seperti bangunan berupa museum, rumah penduduk, bangunan perpustakaan, dan lain sebagainya, dianjurkan untuk menggunakan Fire Sprinkler jenis Dry. Pipa-pipa dalam instalasi sistem tidak terisi oleh air melainkan udara yang penuh tekanan, sehingga pipa akan dalam keadaan kering hingga sistem aktif mendeteksi kebakaran. Risiko banjir akibar kebocoran pipa tidak akan merugikan karena pipa tidak terisi air sebelum kepala sprinkler aktif.

Namun, dilihat dari Cara Kerja Fire Sprinkler, cara pemasangan dan biaya perawatan, sistem Dry Pipe tergolong lebih sulit, rumit, dan tentu saja lebih mahal dibanding sistem pipa Wet. Selain itu, akan timbul biaya ekstra lainnya karena pipa sistem Dry Pipe yang digunakan harus lebih besar guna menahan udara bertekanan yang memompa pasokan air.

Cara Kerja Fire Sprinkler Sistem Dry Pipe terbagi atas dua jenis, yaitu sistem Pre-action dan Deluge. Perbedaan dari kedua sistem Dry Pipe ini terletak pada jumlah pemicu pengaktif pemompa air. Pada tipe Pre-action, sistem akan bekerja setelah melalui dua kali pemicu. Pemicu yang pertama yaitu ketika kepala sprinkler mendeteksi panas, lalu pecah. Pada tahap ini, pipa akan melepaskan udara yang memenuhinya, kemudian alarm peringatan akan otomatis berbunyi namun belum dimulai proses pemompaan air.

Alarm menyala lebih awal guna memberi kesempatan bagi orang terdekat untuk memeriksa apakah benar terdapat sumber api atau hanya peringatan yang keliru akibat suhu naik karena aktivitas ruangan. Apabila sistem tak juga mendapatkan respon, maka sprinkler head secara individual akan memberikan pemicu kedua untuk melepaskan air. Namun proses pemicuan air ini berlangsung hingga lebih dari satu menit.

Sementara pada tipe Deluge, sprinkler sudah akan aktif menyemprotkan air setelah satu kali pemicu. Ketika temperatur tertentu mengaktifkan kepala sprinkler, tekanan udara akan keluar dari pipa dan menyebabkan alarm menyala bersamaan dengan pompa air yang aktif dan memulai proses pemompaan air melalui pipa-pipa instalasi. Sama halnya dengan tipe Pre-action, tipe Deluge juga membutuhkan jeda waktu sebelum air mulai terpasok.

Cara Kerja Fire Sprinkler – Tipe Fire Sprinkler mana yang lebih unggul, Wet atau Dry?

Dari beberapa jenis sistem Sprinkler yang telah diuraikan, jenis sistem Wet Pipe lebih unggul dalam segi waktu karena sistem tak perlu menunggu tekanan udara keluar dan pompa aktif, melainkan langsung melancarkan air bersamaan saat alarm menyala, sehingga sumber api tak akan sempat menyebar terlalu luas. Pengaplikasian dan Cara Kerja Fire Sprinkler yang telah lebih dari dua ratus tahun, membuat sistem ini diakui tingkat keefektifannya dalam mengatasi keadaan darurat akibat kebakaran. Bahkan, jika sistem sprinkler dibandingkan dengan sistem-sistem pencegah kebakaran jenis lain, sprinkler dipastikan berada pada tingkat kegagalan yang paling sedikit. Namun, hal ini juga harus didukung dari proses pemasangan instalasi yang tentunya harus benar dan cermat sesuai dengan petunjuk standar, sehingga kinerja normal pada sistem tidak mengalami gangguan atau hambatan.

Kode dan peraturan pun menganjurkan sistem ini untuk dipasang di gedung-gedung atau bangunan umum. Dengan menggunakan sprinkler, tingkat kerugian kebakaran dapat diminimalisir karena kerugian kehilangan harta benda akan lebih rendah, keselamatan penghuni pun dapat dievakuasi lebih cepat, selain itu, pengeluaran untuk premi asuransi pun dapat diminimalisir. International Code Council, hingga National Fire Protection Agency atau NFPA dan USFA (US Fire Administration) mengembangkan set kode generik mengenai dianjurkannya instalasi sistem Fire Sprinkler.

Namun belum beruntung, kode-kode tersebut belum juga diberlakukan bagi bangunan berupa rumah penduduk. Padahal, angka kematian akibat kebakaran rumah telah menembus jumlah rata-rata dari tahun ke tahun mencapai 3.000 kasus kematian. Mengingat angka yang tak kecil tersebut, akan lebih bijaksana apabila penduduk mulai menggunakan instalasi Fire Sprinkler pada rumah secara sederhana.

Nah demikian ulasan Cara Kerja Fire Sprinkler yang bisa kami paparkan, Walaupun sistem ini terbilang membutuhkan pengeluaran yang lumayan tinggi, sebenarnya tak sebanding dengan berharganya keselamatan nyawa keluarga dan harta benda termasuk rumah yang telah menjadi hunian impian yang bersejarah. Keuntungan besar lainnya, pemasangan Fire Sprinkler ini juga dapat mengurangi premi asuransi rumah. Sistem fleksibel untuk didesain menarik dan artistik dengan model perumahan yang dilapisi panel logam yang mampu menyembunyikan kepala sprinkler tanpa menghambat kinerja sistem, sehingga tetap dapat mendukung interior rumah.

Pengamat sistem kebakaran di Indonesia. Pertanyaan dan Inquiry : 0888 256 0888 (call/wa) | wahyu@patigeni.com

Blog Sistem Kebakaran

Blog sistem kebakaran Patigeni adalah tempat berbagi informasi dan solusi sistem kebakaran Anda, perkembangan industri dan teknologi rancang bangun adalah resiko baru timbulnya kebakaran sehingga menghasilkan inovasi baru bagaimana sistem kebakaran mempu memproteksi terkait dengan perkembangan yang ada.

 

Sign up Sekarang !

Dapatkan informasi sistem kebakaran terbaru, untuk menjawab perkembangan teknologi yang menghasilkan resiko baru terjadinya kebakaran. Isi form dengan alamat email aktif Anda

Request a free quote

Kami melayani perencanaan, kontraktor, dan perawatan sistem kebakaran, membantu Anda merencanakan sistem kebakaran sesuai standart lokal maupun NFPA

 

No Comments

Leave a Comment

More from our blog

See all posts

Jasa instalasi fire suppression system Jakarta

Jasa instalasi fire suppression system Jakarta Fire suppression system merupakan rangkaian proteksi…
Baca Selengkapnya

Perbedaan utama dari jenis-jenis Fire Sprinkler

Perbedaan utama dari jenis-jenis Fire Sprinkler Saat ini tersedia banyak sekali jenis…
Baca Selengkapnya

Bagaimana Cara Kerja Kitchen Suppression Systems?

Menurut data dari NFPA, 57% kebakaran restoran yang terjadi di US penyebab…
Baca Selengkapnya