Tips Keselamatan Kebakaran untuk Aktifitas LuarKeselamatan kebakaran luar ruangan sebaiknya dilakukan dengan melakukan tindakan pencegahan. artinya kita tidak menciptakan kesempatan untuk kebakaran itu dimulai. beberapa Tips Keselamatan Kebakaran untuk Aktifitas Luar harus diperhatikan untuk menikmati suasana tanpa harus membakar apapun.

Ada cerita primitif tentang api pada zaman dahulu. Api sendiri pertama kali ditemukan dari gesekan batu yang dibuat oleh nenek moyang. Ada banyak kegunaan api di luar ruangan yang umumnya bertujuan untuk membangkitkan koneksi batin dan kebersamaan contohnya api unggun yang dibuat oleh anggota pramuka, lubang api atau chiminea untuk pusat taman, atau satu skuadron lampion yang di terbangkan ke langit. Pemadam kebakaran memadamkan api rata-rata lebih dari 130 jenis kebakaran di rumput / lahan gambut dan hutan di suatu tempat di Indonesia setiap hari, dan telah dilakukan selama satu dekade terakhir dengan total hampir setengah juta titik kebakaran.

Tips Keselamatan Kebakaran untuk Aktifitas Luar harus dilakukan

Pada siang hari, membuat api di area perkemahan jelas mengundang ancaman kebakaran. angin yang berhembus pada siang hari menambah tinggi potensial kebakaran karena api di dorong di luar batas kayu kering hingga akhirnya akan mengenai tenda dan terjadi kebakaran yang besar. Pada musim panas di negara barat merupakan musim liburan panjang. Hal ini berarti bahwa kesempatan untuk melakukan aktivitas di luar ruangan meningkat misalnya camping atau kemah atau mengadakan beberapa festival. Pada acara tersebut, pasti satu atau beberapa dari mereka yang meminum alkohol sehingga potensi untuk melakukan kegiatan ceroboh pun meningkat terutama bagi mereka yang merokok. Tentu, hal ni akan menimbulkan kebakaran saat melakukan kegiatan di luar ruangan

Jika tidak ingin terjadi kebakaran, anda bisa membaca Tips Keselamatan Kebakaran untuk Aktifitas Luar dibawah ini untuk lebih waspada dengan potensinya.

1. Jangan pernah memantikrbak api di lapangan terbuka yang banyak terdapat benda mudah terbakar
2. Jangan membuang botol atau gelas di hutan atau padang rumput. Sinar matahari dapat difokuskan ke tempat yang cukup panas kemudian akan memantik api pada botol dan gelas sehingga berpotensi kebakaran
3. Jika Anda melihat adanya api di lapangan terbuka, hubungi 113 untuk koordinasi dengan dinas pemadam terkait
4. Jangan pernah membuang rokok atau korek api dari jendela mobil;
5. Jangan gunakan lilin di tenda-tenda
6. Jangan memasak di dalam tenda
7. Jangan menghidupkan kompor di dekat tenda
8. Jangan merokok di kantong tidur (sleeping bag), tidak peduli seberapa dingin kondisi di luar ruangan
9. Jangan pernah meninggalkan pemanggang barbeque Anda tanpa melakukan pengawasan
10. Ketika memanggang, siapkan ember air /Alat pemadam kebakaran kecil yang merupakan investasi berharga, dan tidak mahal. Anda mungkin juga mempertimbangkan proteksi lain seperti selimut api.
11. Jangan menggunakan bensin atau parafin untuk memulai pembuatan barbeque
12. Jangan memangganf barbekyu dekat gudang, pagar, atau di bawah pohon
13. Pastikan Anda memiliki ponsel dengan energi atau baterai terisi penuh untuk memanggil layanan darurat jika memungkinkan
14. Jangan menyimpan tabung gas di dalam karavan
15. Jangan gunakan pemanas gas di dalam tenda – karena asap bisa membunuh Anda bahkan jika tidak ada api