tips pemakaian alat pemadam apiKadang kala kita sering kurang perhatian dalam menggunakan barang-barang berharga di rumah kita. Contohnya saja pada alat pemadam api yang ada di rumah. Percuma bukan, jika kita memiliki peralatan yang lengkap namun tidak pernah memperhatikan atau merawatnya? Alat pemadam api juga bisa mengalami kerusakan seperti halnya alat atau perabot rumah tangga lainnya. Apalagi jika kita menggunakannya hanya sebagai pajangan tanpa memperhatikan akibatnya jika alat rusak dan tidak dapat bekerja maksimal. Untuk itu sebagai pemilik rumah dan pengguna alat pemadam kebakaran ada baiknya jika kita belajar tips pemakaian alat pemadam api yang akan kita bahas di bawah ini.

Tips Pemakaian Alat Pemadam Api yang perlu diterapkan

Beberapa tips pemakaian alat pemadam api yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

  • sebelum memahami tentang tips pemakaian alat pemadam api secara rinci sebaiknya anda pastikan bahwa di rumah anda telah terpasang alat pemadam api
  • selanjutnya, pisahkan ke tiga unsur pembentuk api seperti bahan bakar, oksigen dan panas pada satu area untuk menghindari terjainya reaksi kimia yang menyebabkan kebakaran.
  • sebaiknya berikan pengecekan alat pemadam api secara berkala sehingga kerjanya dapat maksimal. Pengecekan yang dilakukan seperti: pengecekan tekanan yang sedang bekerja harus pada standart yang ditentukan, semua bagian dari alat pemadam api dapat dioperasikan dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan, menjaga tingkat kebersihan alat pemadam api, rutin mengocok alat pemadam api yang berisi kimia kering setiap satu bulan sekali untuk mencegah terjadinya pembekuan media pemadam, pengujian tekanan untuk memastikan bahwa silinder masih aman digunakan, dan mengganti alat pemadam kebakaran jika diperlukan untuk melakukan isi ulang atau terdapat kerusakan.
  • lakukan pelatihan penggunaan alat pemadam api untuk memberikan pertolongan awal saat terjadi kebakaran di rumah. Pelatihan dapat dilakukan dengan membaca petunjuk yang tersedia pada tabung pemadam, atau jika anda ragu akan tingkat keamanannya sebaiknya panggilan petugas pemadam kebakara untuk memberikan pelatihan.
  • Dari pelatihan yang anda lakukan, sebaiknya juga pahami berbagai macam alat pemadam api dan kegunaanya untuk berbagai kelas yang berbeda, sehingga and tidak salah dalam menggunakannya nanti. Sebab kesaahan dalam penggunaan media pemadam sanat berbahaya dan dapat menimbulkan api semakin tidak terkontrol
  • saat penyemprotan media jangan sampai mengenai bagian tubuh dan jauhkan dari pernafasan.
  • proses pengisian ulang untuk media pemadam harus dilakukan dengan cepat agar media tidak menguap.

Selain beberapa tips pemakaian alat pemadam api yang telah kita pelajari di atas, ada beberapa tips juga yang perlu kita perhatikan yakni terkait dengan lokasi pemasangan alat pemadam api. pemasangan alat pemadam api ini sebaiknya pada dinding rumah yang mudah dijangkau dan ditemukan, yang pasti juga harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak atau orang yang tidak berkebutuhan. Tempat yang paling urgent di rumah biasanya pada area dapur, ruang keluarga, pintu keluar, garasi rumah dsb. Namun tetap perhatikan bahwa penempatan harus dijauhkan dari sumber panas tinggi seperti kompor. Penting untuk setiap anggota keluarga mengetahui letak alat pemadam api sebagi perlindungan jika terjadi hal-hal ang tidak diinginkan.

Itulah tadi sedikit pengetahuan tentang tips pemakaian alat pemadam api, semoga dapat memberikan manfaat bagi pembaca. Apabila masih terdapat hal-hal yang tidak dimengerti atau ingin diketahui lebih jelas anda dapat menghubungi PT. Patigeni Mitra Sejati untuk berkonsultasi terkait pemakaian alat pemadam api ini.