kebakaran di mampang jaksel

Akses jalan sempit, juga banyak mobil terparkir dan diportal. Sulit untuk armada masuk, itu kendalanya.” Ungkap Sartono,  Kepala Sektor Kebayoran Baru Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jaksel.

Kebakaran di Mampang Jaksel menambah sederet daftar kasus kebakaran pemukiman padat penduduk di Ibukota. Kebakaran ini terjadi pada Sabtu (06/06) di dekat SMP 104 Jakarta.

Fakta-Fakta Kebakaran di Mampang Jaksel

Permukiman padat penduduk kembali menjadi korban ganasnya si jago merah. Kali ini kebakaran menimpa permukiman padat penduduk di daerah Mampang Jakarta Selatan.

Titik kebakaran tepatnya di Prapatan XIII, Kelurahan Pela Mampang, dekat SMP 104 Jakarta. Kebakaran ini terjadi pada Sabtu, 06 Juni 2020 pukul 15.35 WIB.

Kebakaran di Mampang Jaksel - Ilustrasi

15 unit mobil Damkar dengan 70 personel diterjunkan untuk mengatasi kebakaran ini. Api pun akhirnya padam pada pukul 17.00 WIB, namun pendinginan terus dilakukan.

Belasan rumah dan sekitar 200 warga terdampak akibat kebakaran di Mampang Jaksel ini. Kerugian kiranya mencapai Rp850 juta. Namun beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

Belum diketahui penyebab kebakaran di Mampang Jaksel ini. Namun, diduga korsleting listrik menjadi penyebabnya. Pihak berwajib terus melakukan penyeledikan dan menyisir lokasi kebakaran.

Rawannya Kebakaran Rumah Tinggal Padat Penduduk

Tidak heran lagi bila kebakaran besar terjadi di area permukiman padat penduduk. Daerah rumah tinggal padat penduduk di Jakarta sendiri memang kerap terjadi bencana kebakaran. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Kebakaran rumah bisa terjadi akibat beberapa hal. Mulai dari korsleting listrik seperti halnya dugaan penyebab kebakaran di Mampang Jaksel, hingga akibat aktivitas di area dapur rumah tangga.

Terlepas dari penyebabnya, kebakaran pada rumah rentan mengakibatkan kebakaran skala besar. Pasalnya, hunian sendiri berisi benda padat mudah terbakar seperti perabotan berbahan kayu, kain, dan lainnya.

Kebakaran di Mampang Jaksel - Perabot Terbakar

Ketika api sudah membesar dan membakar perabotan, api akan mudah merambat ke hunian sekitar. Terlebiih untuk pemukiman padat penduduk akan banyak hunian yang berpotensi terkenda dampaknya.

Belum lagi, permukiman padat penduduk umumnya memiliki akses jalan yang sempit. Sehingga mempersulit proses pemadaman oleh Damkar. Sehingga, kebakaran hunian beruntun tak dapat terelakkan lagi.

Antisipasi Kebakaran untuk Daerah Permukiman

Kebakaran di Mampang Jaksel - APAB Trolley

Kebakaran skala besar dapat dihindari apabila kita memiliki proteksi awal. Oleh sebabnya ada baiknya tiap-tiap hunian memiliki APAR.

Namun, untuk permukiman rasanya tidak cukup. Ada baiknya tiap RT memiliki alat pemadam api trolley sebagai proteksi jika suatu waktu terjadi kebakaran di area pemukiman.

Alat pemadam api trolley ini dapat digunakan di lingkungan permukiman. Yakni, pemukiman dengan akses jalan yang minim dan tentunya kapasitas media yang dimiliki juga lebih besar.

Media alat pemadam trolley bisa menggunakan dry chemical powder. Media ini bisa digunakan untuk hampir di semua jenis klasifikasi kelas kebakaran.