proteksi kebakaran pabrik cat

“Terdapat banyak bahan kimia di ruang produksi yang menyebabkan api semakin besar.” Kata Kamaluddin, Kepala UPT BPBD Periuk.

Pabrik cat terbakar pada Rabu, 17 Juni 2020 dini hari. Kebakaran ini menjadi salah satu kebakaran besar di Kawasan Industri Gajah di Tangerang Banten.

Pabrik Cat PT KPC Tangerang Terbakar

Lagi-lagi sebuah pabrik terbakar. Kali ini si jago merah meludeskan PT Kansai Prakarsa Coatings yakni sebuah pabrik cat di Tangerang Banten tepatnya di Kawasan Industri Gajah. Kejadian dilaporkan pada Rabu (17/06) dini hari.

Unit terbakar adalah dua buah bangunan dan sejumlah mobil box. Kebakaran bahkan merambat hingga area parkir pabrik cat tersebut.

 

Proteksi Kebakaran Pabrik Cat - PT Kansai Prakarsa Coatings Terbakar

Sekitar 25 armada Damkar, satu unit ambulan, dan sejumlah anggota PMI langsung diterjunkan untuk menangani kebakaran ini. Setelah 12 jam, kebakaran pun belum bisa dipadamkan.

Menurut Kamaluddin selaku Kepala UPT BPBD Periuk, percikan api berasal dari ruang produksi dan diduga akibat korsleting listrik. Api sulit dipadamkan akibat banyaknya benda berbahan kimia.

Risiko Kebakaran pada Pabrik Cat

Kebakaran pada pabrik cat umumnya menjadi kebakaran yang cukup besar. Hal tersebut sangat mungkin terjadi bila pabrik tidak memiliki proteksi kebakaran pabrik cat yang tepat.

Namun, sebelum mengetahui proteksi kebakaran pabrik cat, ada baiknya kita menilik terlebih dahulu risiko kebakaran yang ada. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan proteksi yang tepat.

Bisa dikatakan kebakaran pabrik cat sama risikonya seperti kebakaran pada tank minyak. Tak ayal seperti kebakaran pada pabrik cat PT KPC, kebakaran ini cukup besar hingga membakar area sekitar. Mengapa demikian?

Proteksi Kebakaran Pabrik Cat - Pabrik Cat

Perlu dipahami terlebih dahulu bahwa cat merupakan benda cair mudah terbakar. Sama halnya dengan minyak, thinner, dan bensin. Benda kimia seperti cat memang berpotensi menyebabkan kebakaran skala besar dan sulit dipadamkan.

Kebakaran yang diakibatkan oleh benda cair mudah terbakar masuk dalam klasifikasi kelas kebakaran B. Oleh karena itu, menetapkan proteksi kebakaran pabrik cat harus disesuaikan dengan klasifikasinya.

Proteksi Kebakaran Pabrik Cat yang Tepat

Jika merujuk pada kelas dan risiko kebakarannya, terdapat proteksi kebakaran yang tepat untuk diinstalasi pada pabrik cat. Yakni, foam system.

Meskipun demikian, untuk proteksi lebih lanjut membutuhkan sistem proteksi lainnya. Hal ini disesuaikan dengan masing-masing ruangan yang diproteksi, seperti ruang produksi, ruang penyimpanan, dan lainnya. Berikut proteksi yang bisa diinstalasi:

Proteksi Kebakaran Pabrik Cat - Foam System

1. Ruang Produksi

Ruangan produksi membutuhkan Foam Sprinkler System, APAR media foam, dan Smoke Detector. Untuk sprinkler sistem sendiri merupakan sistem pemadam yang dapat mengeluarkan medianya secara otomatis dengan bantuan glass bulb untuk mendeteksi ketika suhu mencapai 68 derajat celcius.

Untuk smoke detector, dapat terintegrasi dengan panel alarm. Smoke detector menggunakan sensor photoelectric dengan akurasi tinggi untuk meminimalisir terjadinya false alarm. Detektor ini tepat diinstalasi di ruang area produksi yang membutuhkan deteksi asap sebagai peringatan awal kebakaran.

2. Gudang

Pada gudang membutuhkan Sprinkler System, APAR dan Beam detector. Untuk Beam detectornya, detektor ini merupakan detector cahaya.

Yakni detektor yang ditujukan sebagai pendeteksi api otomatis pada jarak yang jauh dengan area luas besar seperti gudang. Beam detector bekerja dengan mendeteksi asap yang mengganggu transmisi dan penerimaan cahaya dari sinar infrared.

3. Gedung Administrasi

Gedung administrasi membutuhkan Sprinkler System, APAR powder, dan Smoke Detector. Ruang administrasi tentunya memiliki banyak perabot dan berkas-berkas.

Risiko kebakaran yang mungkin terjadi adalah kebakaran kelas A dan C. Sehingga APAR dengan media powder dapat diinstalasi di area ruangan ini.

4. Ruang Elektrikal

Pada setiap pabrik tentunya memiliki ruang elektrikal atau ruang server untuk pengoperasian proses produksi. Untuk ruang ini dibutuhkan Clean Agent System, APAR, dan Smoke Detectors.

Clean agent merupakan media pemadam yang tidak meninggalkan residu. Sehingga aman dan tidak merusak peralatan di area yang dipadamkan.

Demikian berbagai sistem untuk proteksi kebakaran pabrik cat. Perlu diingat bahwa proteksi kebakaran tetap harus dipertimbangakan dengan kondisi lapangan dan luas area. Ada baiknya berkonsultasi dengan ahlinya.