beda apar foam dan powder berdasarkan kelas kebakaran dan cara kerjanya

Salah satu jenis alat pemadam api ringan (APAR) yang banyak digunakan adalah APAR foam dan powder. Lalu, apa beda APAR foam dan powder? Meskipun sama-sama APAR, ternyata dua jenis alat pemadam api ini memiliki beberapa perbedaan.

Perbedaan paling mendasar dari APAR foam dan powder adalah jenis media pemadam api yang digunakan. Alat pemadam api foam menggunakan bahan berupa busa, sedangkan alat pemadam api powder menggunakan bahan berupa serbuk kering kimia. Simak perbedaannya di bawah ini.

Beda APAR Foam dan Powder Berdasarkan Kelas Kebakaran yang Diproteksi

beda apar foam dan powder berdasarkan kelas kebakaran yang diproteksi

APAR Foam adalah jenis alat pemadam api yang menggunakan media Aqueous Film Forming Foam (AFFF). APAR powder menggunakan media dry chemical powder, yaitu kombinasi dari ammonium sulphate dan mono-ammonium phosphate.

APAR foam dan powder bisa dibedakan berdasarkan kelas kebakaran yang diproteksi. Kebakaran dibedakan menjadi beberapa golongan berdasarkan penyebabnya. Golongan kebakaran di Indonesia dibagi menjadi 4 jenis, yaitu kebakaran kelas A, B, C, dan D.

  • Kelas Kebakaran A: disebabkan oleh benda padat mudah terbakar seperti kayu, karet, kapas, kertas, kain, dll.
  • Kelas Kebakaran B: diakibatkan karena benda cair dan gas mudah terbakar seperti oli, bensin, minyak, alkohol, gas LPG, dll.
  • Kelas Kebakaran C: terjadi akibat adanya masalah pada instalasi listrik seperti hubungan pendek arus listrik, malfungsi alat elektronik, atau korsleting listrik.
  • Kelas Kebakaran D: disebabkan oleh benda logam mudah terbakar seperti lithium, magnesium, kalium, natrium, dll.

APAR Foam bekerja efektif dalam mengatasi kebakaran kelas A dan B, namun dilarang digunakan untuk mengatasi kelas kebakaran C. APAR powder bisa digunakan untuk mengatasi kelas kebakaran A, B, C.

APAR dry chemical powder disebut sebagai APAR serbaguna karena bisa digunakan untuk mengatasi hampir semua kelas kebakaran. Sementara itu, APAR foam tidak boleh digunakan untuk kebakaran kelas C karena mengandung air yang bisa memperparah kebakaran listrik.

Perbedaan Cara Kerja APAR Foam dan Powder Dalam Memadamkan Api

beda apar foam dan powder dalam memadamkan api

Cara kerja APAR foam adalah dengan mendinginkan dan menutupi secara sempurna seluruh titik api. APAR powder bekerja dengan cara menyelimuti titik api, sehingga memisahkan oksigen dari unsur pembentuk api lainnya (sumber panas dan bahan bakar).

Setelah memicu APAR, media APAR foam akan keluar dan menyelimuti material yang terbakar. Media foam akan mengurangi oksigen di sekitarnya. Kandungan air pada media foam juga akan menguap karena panas, sehingga akan mendinginkan sumber panas.

Dalam memadamkan api, APAR akan bekerja dengan dua cara. Pertama, menyelimuti titik api supaya tidak mendapatkan pasokan oksigen. Kedua, memisahkan atau mengurai bahan bakar dari unsur lain dalam segitiga api.

Alat Pemadam Api Foam dan Powder, Mana yang Lebih Efektif?

beda apar foam dan powder berdasarkan cara kerjanya

Baik APAR foam maupun APAR powder, keduanya sama-sama mampu bekerja dengan efektif dalam memadamkan api. Kedua jenis APAR tersebut akan bekerja dengan baik untuk mengatasi kebakaran sesuai dengan jenis kebakaran dan area yang diproteksi.

APAR foam banyak digunakan sebagai proteksi kebakaran di industri gas dan oil karena bekerja cepat dalam memadamkan api yang bersumber dari bahan cair, seperti minyak. APAR powder direkomendasikan untuk proteksi ruang publik dan bisnis, seperti sekolah, perkantoran, rumah sakit, tempat ibadah, mall, apartemen, hotel, pabrik, toko retail, dll.

Meskipun sama-sama bisa bekerja dengan efektif, namun APAR foam dan powder sama-sama memiliki kekurangan. Kedua jenis APAR ini sama-sama meninggalkan residu setelah digunakan. Sisa bahan pemadam api bisa merusak peralatan yang sensitif.

Alat pemadam api foam yang mengandung air juga tidak boleh digunakan untuk memproteksi ruangan yang di dalamnya terdapat banyak peralatan listrik yang sensitif. Misalnya, ruang server, ruang panel listrik, dan ruang genset. Oleh karena itu, APAR foam tidak direkomendasikan untuk mengatasi kebakaran kelas C.

Jadi, APAR foam dan powder akan bekerja dengan efektif jika digunakan dengan tepat sesuai standar. Oleh karena itu, pemilik APAR harus memahami jenis alat pemadam api yang dibutuhkan sesuai dengan area yang akan diproteksi agar bisa memberikan proteksi yang aman dan optimal.

Konsultasikan kebutuhan alat pemadam api Anda dengan PT Patigeni Mitra Sejati. Kami menyediakan APAR berkualitas semua media dengan harga terjangkau. Jangan ragu untuk konsultasi dahulu dengan menghubungi kontak kami

Leave A Comment