Tips Perawatan Alat Pemadam Api

No Comments
Kami sajikan Artikel pilihan tentang Proteksi Kebakaran di Genggaman Anda
KORAN KEBAKARAN
Konsultan
Kontraktor
Distributor
fire hydrant valve fire hydrant pillar fire hydrant goose rell fire hydrant nozzle fire hose fire hydrant box

Bagaimana Tips Perawatan Alat Pemadam Api yang tepat?

Tips Perawatan Alat Pemadam Api yang tepat

Dengan memutuskan untuk memiliki peralatan pemadam api hingga melaksanakan penginstalasian sistem perlindungan kebakaran, maka Anda telah menyelamatkan keutuhan aset dan bisnis Anda serta menjamin keselamatan pekerja Anda dari potensi terjadinya risiko bencana kebakaran. Meskipun dengan menyediakan peralatan maupun sistem proteksi kebakaran tersebut berarti Anda harus mengeluarkan sejumlah biaya, namun sejumlah biaya tersebut tentu saja tidak akan berarti apa-apa jika dibanding dengan nilai guna yang dapat melindungi dari risiko kebakaran yang mampu menimbulkan begitu banyak kerugian fatal yang tak hanya mampu merusak ataupun memusnahkan bangunan, aset, properti, hingga dokumen-dokumen penting, tetapi juga berisiko mengancam keselamatan nyawa manusia.

Sama halnya dengan aset perusahaan lainnya, peralatan hingga sistem proteksi kebakaran juga merupakan salah satu aset yang perlu pula dijaga dan dirawat agar tetap memiliki fungsi yang optimal. Selain itu, perawatan yang memadai serta penggunaan yang sesuai dengan instruksi juga tentunya akan memperawet usia manfaat peralatan tersebut sehingga tentunya akan menghemat biaya perbaikan atau servis hingga biaya penggantian komponen yang dapat saja timbul hanya karena kerusakan-kerusakan yang timbul akibat kurangnya dilakukan perawatan.

Salah satu peralatan proteksi yang harus diberikan perawatan secara rutin adalah alat pemadam api baik ringan atau APAR hingga jenis alat pemadam api berat atau APAB. Pada artikel ini akan diulas secara singkat mengenai bagaimana tips perawatan alat pemadam api yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi Anda untuk mengaplikasikannya pada APAR maupun APAB yang Anda miliki agar daya guna alat pemadam api milik Anda tetap optimal sesuai dengan usia manfaat alat seharusnya.

Tips Perawatan Alat Pemadam Api secara mudah

Pada setiap bulan, hendaknya APAR maupun APAB mendapatkan perawatan tanpa memandang apakah perangkat tersebut sudah pernah digunakan ataupun belum karena perawatan harus tetap dilakukan secara rutin. Tips perawatan alat pemadam api dapat dimulai dengan langkah melakukan pengecekan tekanan di dalam tabung alat pemadam api melalui posisi yang ditunjukkan oleh jarum pressure yang pada kondisi normal akan berada pada zona berwarna hijau.

Apabila tekanan tidak normal maka dapat dilakukan dengan melakukan pengisian ulang gas pendorong (untuk tipe alat pemadam api stored pressure). Selain itu, untuk pengisian ulang materi atau agen pemadam perlu pula dilakukan tiap-tiap 2 hingga 5 tahun apabila alat tidak pernah digunakan. Apabila alat pernah digunakan, maka pengisian agen pemadam harus dilakukan langsung setelah alat digunakan guna memastikan fungsi alat pemadam api tersebut kembali normal apabila akan digunakan kembali sewaktu-waktu.

Selanjutnya, Anda harus memastikan nozzle atau corong pada alat pemadam api dalam keadaan bersih tanpa kotoran yang berisiko menyebabkan penghambatan pada lubang yang akan menjadi jalur keluarnya materi atau agen pemadam dari dalam tabung. Perawatan kebersihan bukan hanya diberikan pada komponen nozzle, namun secara keseluruhan, termasuk pula pada komponen hose atau selang hingga tubuh tabung yang seharusnya bebas dari korosi. Pastikan pula segel pada tabung cartridge tidak lepas atau rusak (untuk tipe alat pemadam api bercartridge).

Terakhir, setelah memastikan semua kondisi komponen pada alat pemadam api benar-benar normal, ataupun setelah melakukan servis atau maintenance yang diperlukan, maka jangan lupa untuk menempatkan kembali alat pemadam api pada posisi yang aman dan strategis. Untuk penempatan yang paling ideal, hendaknya alat pemadam api ringan (APAR) tidak diletakkan di atas tanah seperti APAB yang memang telah dilengkapi dengan base troli, melainkan APAR hendaknya digantung dengan posisi yang kokoh dan stabil sehingga tidak berisiko jatuh. Untuk APAB, berikan pelumas pada roda troli agar tidak terjadi korosi atau kemacetan gulir roda yang dikhawatirkan akan menghambat pengoperasian saat APAB dibutuhkan.

Pengamat sistem kebakaran di Indonesia. Pertanyaan dan Inquiry silahkan komen dibawah ini.

Blog Sistem Kebakaran

Blog sistem kebakaran Patigeni adalah tempat berbagi informasi dan solusi sistem kebakaran Anda, perkembangan industri dan teknologi rancang bangun adalah resiko baru timbulnya kebakaran sehingga menghasilkan inovasi baru bagaimana sistem kebakaran mempu memproteksi terkait dengan perkembangan yang ada.

 

Sign up Sekarang !

Dapatkan informasi sistem kebakaran terbaru, untuk menjawab perkembangan teknologi yang menghasilkan resiko baru terjadinya kebakaran. Isi form dengan alamat email aktif Anda

Request a free quote

Kami melayani perencanaan, kontraktor, dan perawatan sistem kebakaran, membantu Anda merencanakan sistem kebakaran sesuai standart lokal maupun NFPA

 

No Comments

    Leave a Comment

    More from our blog

    See all posts
    Pompa Air Ebara Jakarta - Pompa Hydrant

    Pompa Air Ebara Jakarta untuk Hydrant, Standar NFPA

    Anda sedang menacari pompa air Ebara Jakarta untuk instalasi hydrant Anda? Di…
    Baca Selengkapnya
    Harga Pompa Hydrant Diesel - Distributor Pompa Hydrant

    Harga Pompa Hydrant Diesel Terbaik dan Irit di Kantong

    Anda sedang mencari harga pompa hydrant diesel yang tidak terlampau tinggi? Jangan…
    Baca Selengkapnya
    Fm200 Bank BJB Bandung - Kantpr Pusat bank BJB Bandung

    FM200 Bank BJB Bandung, Fire Suppression System untuk Ruang Server

    FM200 Bank BJB Bandung menjadi salah satu proyek instalasi fire system yang…
    Baca Selengkapnya