hydrant pemadam kebakaran

Keberadaan hydrant pemadam kebakaran di fasilitas publik sangat penting. Hal ini karena fasilitas seperti mall, kantor, hingga pabrik tidak lepas dari ancaman kebakaran. Untuk itu, hydrant pemadam kebakaran sangat dibutuhkan demi menjaga keselamatan banyak orang.

Apa Itu Hydrant Pemadam Kebakaran?

hydrant pemadam kebakaran canggih

Hydrant pemadam kebakaran biasanya sering kita temui di luar gedung atau tempat strategis lainnya yang mudah dilihat. Sistem proteksi kebakaran ini mudah dikenali dari warnanya yang mencolok, yaitu merah. Alat ini berperan sebagai penyuplai air untuk memadamkan kebakaran.

Fire hydrant system adalah sistem yang berfungsi sebagai pemasok air untuk memadamkan api pada saat kebakaran. Alat pemadam kebakaran ini digunakan jika kebakaran tidak mampu dipadamkan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan.

Hydrant merupakan alat yang berfungsi untuk menyediakan akses pasokan air untuk memberikan bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Dengan tersedianya sistem ini, maka petugas pemadam kebakaran bisa menggunakan pasokan air tersebut untuk menanggulangi kebakaran.

7 Komponen Fire Hydrant System dan Fungsinya

hydrant pemadam kebakaran terintegrasi firecek

Instalasi fire hydrant dapat bekerja karena adanya berbagai komponen yang saling bekerjasama. Setiap komponen hydrant memiliki fungsi tersendiri untuk mendukung cara kerja fire hydrant. Apa saja komponen fire hydrant? Berikut penjelasannya.

1. Ground Tank

Ground tank menjadi salah satu komponen hydrant yang bersifat vital dan harus ada. Di mana sistem pemadam kebakaran membutuhkan pasokan air yang cukup untuk dapat memadamkan api. Maka dari itu, dibutuhkan ground tank yang secara khusus disediakan untuk menampung sumber air.

2. Hydrant Pump

pompa hydrant pemadam kebakaran berkualitas

Komponen fire hydrant ini berperan untuk menghisap air dari ground tank. Selain itu, pompa hydrant juga berfungsi mendistribusikan air ke jaringan perpipaan fire hydrant. Jenis pompa hydrant yaitu pompa jockey, elektrik, dan diesel.

3. Control Panel

Control panel berfungsi mengatur tekanan pompa hydrant melalui pressure switch. Pengaturan tekanan pada pompa jockey adalah 6-8 bar atau 8-10 bar. Pompa elektrik disetting pada tekanan 4-8 bar atau 4 – 10 bar. Tekanan pompa diesel adalah 3-8 bar atau 3-10 bar.

4. Jaringan Perpipaan

pipa hydrant pemadam kebakaran

Setelah disedot melalui pompa, media air dari ground tank didistribusikan ke output berupa hydrant pillar dan hydrant valve. Pipa yang digunakan pada sistem distribusi terbuat dari bahan besi yang kokoh agar mampu mendistribusikan air bertekanan tinggi.

5. Hydrant Valve

Hydrant valve adalah komponen hydrant berupa katup atau keran yang fungsinya untuk mengatur keluarnya air. Jenis hydrant valve cukup beragam. salah satunya adalah angle valve yang merupakan output air pada fire hydrant indoor. Selain itu, ada juga gate valve, ball valve, globe valve, dll.

6. Pressure Tank

Komponen hydrant pemadam kebakaran ini berfungsi untuk menjaga tekanan air pada pompa hydrant dan pipa pendistribusian. Dengan pressure tank, tekanan air bisa tetap stabil sampai menuju hydrant pillar. Alat ini juga berperan membuang udara yang terjebak di pompa hydrant.

7. Hydrant Pillar

Air yang telah didistribusikan melalui jaringan perpipaan selanjutnya akan keluar melalui hydrant pillar. Komponen ini berfungsi sebagai jalan keluar bagi air dari sistem hydrant. Hydrant pillar berada di luar gedung untuk memberikan proteksi kebakaran dari luar.

Kalau Komponen Pillar Hydrant, Mitra Patigeni Sudah Tahu Belum?

hydrant pillar pemadam kebakaran

Bagi yang belum tahu, ternyata ada beberapa komponen pillar hydrant/hydrant pillar, lho. Nah, berikut ini merupakan beberapa komponen utama dari fire hydrant pillar yang harus Anda ketahui:

1. Main Pipe

Main pipe atau pipa utama ini merupakan saluran yang menghubungkan langsung antara hydrant pillar dengan sumber air inti, seperti ground tank pada sistem pemadam kebakaran.

Biasanya, pipa utama pada instalasi fire hydrant ini menggunakan sistem perpipaan yang terbuat dari bahan tahan terhadap korosi dan tekanan tinggi, seperti baja dan besi.

2. Body Pillar

Ini juga menjadi komponen utama dari pillar hydrant yang berfungsi sebagai saluran untuk mengalirkan air. Biasanya terbuat dari logam tahan karat atau bahan lain yang tahan terhadap korosi dan tekanan air.

3. Control Valve

Komponen pillar hydrant ini memiliki peran krusial dalam mengatur aliran air. Di mana, nanti para petugas pemadam kebakaran bisa dengan mudah untuk membuka serta menutup aliran air ketika sedang memadamkan kebakaran.

4. Water Outlet

Komponen pillar hydrant selanjutnya adalah water outlet yang dilengkapi dengan coupling khusus. Fungsinya adalah untuk menghubungkan pillar dengan selang pemadam dengan kuat. Sehingga, air bertekanan dari pipa dapat mengalir keluar dengan sempurna.

5. Caps

Dalam komponen hydrant pillar, caps ini merujuk pada penutup pelindung yang digunakan untuk melindungi bagian penting, seperti valve atau nozzle dari kotoran, debu, dan kerusakan.

6. Signage

Komponen pillar hydrant yang terakhir adalah signage atau marka pada hydrant pillar yang bertujuan untuk membantu petugas pemadam kebakaran dalam mengidentifikasi lokasi hydrant pillar dengan cepat, terutama dalam situasi darurat.

Perbedaan Komponen Hydrant Indoor dan Outdoor

Hydrant box merupakan komponen yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan alat-alat yang dibutuhkan untuk pemadam kebakaran. Komponen ini terdiri dari dua jenis, yaitu hydrant indoor dan outdoor. Perbedaan keduanya terletak pada penempatan dan isi komponen di dalamnya.

Komponen Hydrant Pemadam Kebakaran Indoor

hydrant pemadam kebakaran standar NFPA

Jenis hydrant pemadam kebakaran ini diletakkan di dalam ruangan, yaitu menempel pada dinding di lokasi yang strategis. Fungsi alat ini untuk menyimpan peralatan pemadam kebakaran agar lebih rapi. Komponen hydrant box indoor adalah sebagai berikut:

  • Fire Hose
    Komponen fire hydrant ini merupakan selang yang fungsinya untuk mengalirkan air dari sumber menuju ke titik kebakaran. Fire hose hadir dalam beberapa tipe, yaitu Canvas Hose, Red Rubber Hose, dan EPDM Hose.
  • Hose Rack
    Hose rack berfungsi untuk menjaga selang pemadam kebakaran agar tidak kusut dan tetap rapi saat proses pemadaman api. Pasalnya, selang yang kusut bisa mengganggu dan memperlambat proses pemadaman api.
  • Nozzle
    Komponen hydrant box ini berfungsi sebagai pengarah pancaran air sehingga lebih mudah saat mengarahkan selang air ke titik api yang akan dipadamkan. Jenis nozzle hydrant terdiri dari dua tipe, yaitu Jet Nozzle dan Spray Nozzle.
  • Valve
    Hydrant valve merupakan komponen hydrant pemadam kebakaran yang berperan sebagai katup keluarnya media air dari reservoir. Umumnya, ukuran hydrant valve ini adalah 1.5 inch atau 2.5 inch.

Komponen Hydrant Pemadam Kebakaran Outdoor

hydrant box outdoor berkualitas

Jenis hydrant pemadam kebakaran ini diletakkan di luar ruangan berdampingan dengan hydrant pillar. Hal ini karena output air pada hydrant box outdoor berasal  dari hydrant pillar. Hydrant box outdoor dirancang memiliki 4 kaki di setiap sisi agar dapat berdiri di atas tanah.

Hydrant box outdoor juga berguna untuk menjaga alat pemadam kebakaran supaya lebih tahan lama dari pengaruh cuaca. Dengan begitu, alat-alat yang tersimpan di dalamnya bisa tetap berfungsi dengan baik saat dibutuhkan. Komponen pada hydrant outdoor adalah sebagai berikut:

  • Fire Hose
  • Hose Rack
  • Nozzle
  • Kunci Hydrant Pillar

Cara Kerja Fire Hydrant Sebagai Sistem Proteksi Kebakaran

hydrant pemadam kebakaran terintegrasi smartphone

Pada sistem hydrant pemadam kebakaran, seluruh komponen yang ada di dalamnya harus terintegrasi dengan baik. Mulai dari komponen paling dasar seperti ground tank, pipa hydrant, pompa hydrant, hingga komponen output berupa hydrant pillar atau hydrant valve.

Hydrant pemadam kebakaran menggunakan air sebagai media pemadam api. Oleh karena itu, sistem hydrant dilengkapi dengan ground tank atau tangki penampung air. Ground tank pada hydrant pemadam kebakaran harus memenuhi syarat pasokan air fire hydrant sesuai SNI.

Air dari reservoir dihisap oleh pompa hydrant menuju ke jaringan pipa utama atau header. Setelah itu, air didistribusikan kembali menuju ke pipa cabang. Air akan mengalir menuju ke komponen output berupa hydrant pillar dan angle valve.

Cara Menggunakan Hydrant untuk Memadamkan Kebakaran

Komponen output pada hydrant pemadam kebakaran berupa hydrant pillar yang berada di luar gedung dan hydrant valve yang ada di dalam gedung.  Untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di gedung, lakukan langkah-langlah berikut ini:

  1. Buka hydrant box
  2. Ambil fire hose atau selang pemadam kebakaran
  3. Pasang hose nozzle pada salah satu ujungnya
  4. Pasang ujung ke hydrant pillar atau hydrant valve
  5. Tarik dan uraikan selang ke sumber kebakaran
  6. Pastikan selang pemadam kebakaran tidak terbelit
  7. Nyalakan hydrant valve atau hydrant pillar dengan cara memutarnya sampai terbuka penuh
  8. Arahkan nozzle ke sumber kebakaran
  9. Padamkan api sampai tuntas
  10. Setelah api padam, rapihkan kembali peralatan ke dalam hydrant box

Pengoperasian hydrant pemadam kebakaran tidak bisa dilakukan oleh 1 orang, tapi dibutuhkan kerjasama dari tim. Setiap perusahaan harus memiliki regu tanggap darurat. Pengetahuan mengenai cara penggunaan fire hydrant bisa didapatkan dari training pemadam kebakaran.

Jenis-Jenis Hydrant Pillar dan Kegunaannya

Hydrant pemadam kebakaran dapat dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan jumlah output atau jalur keluarnya air yang dimiliki. Pada sistem hydrant pillar, jumlah output sangat mempengaruhi proses pendistribusian air untuk memadamkan api.

Semakin banyak jumlah output pada hydrant pillar, maka kebakaran bisa lebih cepat ditanggulangi. Sebab, ada lebih banyak selang untuk mengalirkan air ke titik lokasi kebakaran. Jenis hydrant pillar pemadam kebakaran antara lain sebagai berikut.

hydrant pemadam kebakaran untuk pabrik

1. Hydrant Pillar One Way

Hydrant Pillar One Way memiliki satu output atau jalur keluar yang dapat dilewati air. Karena hanya ada satu output, jenis hydrant pillar ini biasanya memiliki volume air yang cukup kecil. Biasanya, hydrant pillar one way diletakkan pada area sekitar gedung yang ukurannya kecil.

2. Hydrant Pillar Two Way

Hydrant pillar ini memiliki dua jalur keluar, sehingga sangat berguna untuk membantu petugas mendapatkan pasokan air yang melimpah. Disarankan untuk menggunakannya pada gedung besar dengan potensi kebakaran yang tinggi.

3. Hydrant Pillar Three Way

Jenis hydrant kebakaran ini dilengkapi dengan tiga output. Selain memiliki dua valve utama, hydrant ini juga memiliki ball valve. Three way pillar umumnya diletakkan pada area gedung bertingkat dengan risiko kebakaran tinggi, namun belum populer di Indonesia.

Rekomendasi Hydrant Pemadam Kebakaran Standar NFPA

hydrant pemadam kebakaran kualitas terbaik

Hydrant pemadam kebakaran sudah seharusnya tersedia di gedung. Mengingat pentingnya alat ini, Anda harus menggunakan fire hydrant berkualitas. Jangan sampai kebakaran menghabiskan aset Anda karena sistem pemadam kebakaran yang tidak berfungsi dengan baik.

Hydrant pemadam kebakaran dengan kualitas terbaik bisa Anda dapatkan di Patigeni yang telah memenuhi standar internasional. Layanan yang kami tawarkan meliputi jasa konsultasi, perencanaan, instalasi, perawatan, dan perbaikan instalasi fire hydrant.

hydrant pemadam kebakaran best price

Patigeni juga merupakan vendor resmi dari WELMO yang nantinya akan memberikan pelayanan secara menyeluruh terhadap instalasi hydrant pemadam kebakaran Anda. WELMO merupakan aplikasi khusus untuk memonitor kondisi ketersediaan air di reservoir melalui smartphone.

WELMO juga dapat mengirimkan notifikasi jika terjadi kebocoran pada fire hydrant. Dengan WELMO, maka Anda tidak perlu repot lagi untuk memeriksa ketersediaan air dalam reservoir secara manual. Hal ini tentu akan membuat Anda bisa merasa lebih tenang dan nyaman.

Segera hubungi kontak kami untuk mendapatkan instalasi fire hydrant berkualitas. Kami siap memberikan layanan terbaik agar gedung Anda bisa diproreksi dengan maksimal. Patigeni merupakan pilihan yang tepat untuk melindungi investasi Anda dari bencana kebakaran.

Leave A Comment